SATELITNEWS.COM, SERANG—Anggaran sebesar Rp311 miliar yang awalnya dialokasikan Pemprov Banten untuk menunjang program Makan Bergizi Gratis (MBG), akan dialihkan pada program-program prioritas Gubernur Banten lainnya. Hal itu seperti disampaikan Gubernur Banten, Andra Soni.
Mantan Ketua DPRD Banten tersebut mengaku meskipun dialihkan, pihaknya tetap akan mendorong dan memberikan dukungan kepada pemerintah pusat untuk pelaksanaan makan bergizi gratis di Provinsi Banten, yang telah ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Dan kemudian APBD yang telah disisihkan untuk kebutuhan makan bergizi gratis akan dialihkan untuk perbaikan-perbaikan sekolah. Untuk sanitasi sekolah yang belum baik kita perbaiki,” katanya, Rabu (5/3).
Ia menjelaskan, yang termasuk dalam program kerjanya yakni menunjang program nasional dengan Sekolah Gratis, yang merupakan kewenangan pemerintah Provinsi Banten setingkat SMA, SMK, SKH, dan Madrasah Aliyah swasta.
“Rencana berikutnya dalam menunjang program sumber daya manusia kami ingin melaksanakan, mengembalikan sekolah unggulan kita CMBBS (SMA Negeri Cahaya Madani Banten Boarding School), kepada fitrahnya yaitu untuk sekolah anak-anak berbakat, anak-anak cerdas, anak-anak terpilih dari Provinsi Banten. Tidak lagi menjadi sekolah anak-anaknya pejabat,” kata Andra.
Ia menginginkan adanya program afirmasi untuk anak-anak yang sekolah di SMAN CMBBS, terkhusus adalah anak-anak berbakat dari keluarga miskin. Bahkan, menurutnya, sekolah CMBSS belum cukup, sehingga di Banten harus membuat beberapa sekolah lagi dengan konsep asrama.
Baca Juga: Ribuan Hektare Lahan Pertanian Menyusut, Pemprov Lakukan Pengamanan
“Sekolah gratis yang konsepnya adalah boarding. Kita bisa mencontoh Insan cendekia (MAN Insan Cendekia) yang ada di Tangerang Selatan, yang merupakan Madrasah Aliyah 2 Tangerang Selatan,”ujarnya.
“Kita harus contoh dan Insya Allah saya sudah berbicara dengan bupati, walikota. Kita siap bahu-membahu agar kedepannya anak-anak kita punya kesempatan melanjutkan sekolah di universitas-universitas terbaik yang ada di Republik ini,” tegasnya.
Andra berharap, anak-anak di Banten akan punya kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang baik dan kemudian mengabdikann dirinya kepada Provinsi Banten.
Selain itu Andra menekankan bahwa bersama Dimyati, mereka adalah dwitunggal yang mendapatkan amanat, meski diusung partai yang berbeda.
“Kami insya Allah akan selalu bekerja bersama-sama tidak akan pernah ada matahari kembar, yang ada adalah dwitunggal,” tuturnya.
Sementara itu diketahui, Pemerintah Provinsi Banten menganggarkan dana sebesar Rp450 miliar untuk program nasional yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) dan juga program Sekolah Gratis yang menjadi program unggulan pasangan Gubernur dan wakil Gubernur Banten terpilih, Andra Soni dan Dimyati Natakusumah.
Baca Juga: BGN Minta Kepala Daerah Sidak MBG, Begini Respons Wali kota Tangerang
Dari Rp450 miliar, sebesar Rp311 miliar untuk MBG, sedangkan untuk program Sekolah gratis, dianggarkan sekitar Rp114 miliar. Selain itu, pembiayaan tersebut sudah termasuk dalam anggaran belanja Dindikbud Banten senilai Rp3,7 triliun.
Dimana, anggaran belanja tersebut merupakan yang terbesar dibandingkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi Banten yang tercatat dalam Perjanjian Kinerja dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun anggaran 2025.
Saat dikonfirmasi, Plt Kepala Dindikbud Banten, Lukman mengamini bahwa anggaran yang sebelumnya untuk menunjang program MBG akan dialihkan pada sektor lainnya. Hal itu, kata Lukman, karena program MBG akan sepenuhnya menjadi kewenangan Pemerintah Pusat.
“Dialihkan (anggarannya, red). Kan itu (MBG, red) pusat. Pemerintah Pusat yang mendanai,” jelasnya.
“Tapi nanti (keputusannya, red) menunggu arahan dari TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah),” pungkasnya. (mpd/rmg)




















