SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Para pedagang kaki lima (PKL) di kolong flyover Ciputat, Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Ciputat, Kecamatan Ciputat Kota Tangsel ditertibkan, Selasa (27/5). Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan yang memimpin penertiban menegaskan larangan berjualan bagi PKL di lokasi tersebut.
Pilar menyampaikan peringatan keras kepada para pedagang yang masih nekat membuka lapak di area tersebut. Ia menegaskan bahwa kawasan kolong flyover itu bukanlah tempat untuk berjualan dan akan ditertibkan secara tegas.
“Penertiban di bawah flyover itu kita bersihkan barang-barangnya. Tidak boleh lagi untuk berdagang,” ujarnya usai menertibkan kawasan tersebut.
Pemerintah daerah, lanjut Pilar, akan terus memantau situasi di kawasan tersebut, termasuk area sekitar Pasar Ciputat, guna mencegah penggunaan bahu jalan oleh pedagang.
Pilar turut menyoroti pelanggaran yang dilakukan oleh beberapa pedagang yang sengaja menaruh barang dagangannya di trotoar meski sudah ada peringatan. Salah satu contohnya adalah pedagang yang menaruh kardus secara sengaja saat proses penertiban sedang berlangsung.
“Ada yang nyimpan kardus, padahal kita sedang penertiban lalu dengan sengaja menyimpan disitu, itu artinya mengajarkan orang lain bareng-bareng. Makanya saya minta angkut sama Satpol PP, karena menang dengan kesengajaan,” paparnya.
Baca Juga: Layanan SIM Keliling Tangerang Selatan Sabtu 5 September 2026, Cek di Sini Jadwalnya
Ia juga meminta pihak kecamatan untuk rutin melakukan patroli setiap hari sebagai bagian dari tanggung jawab kewilayahan. Jika terjadi kendala di lapangan, Satpol PP siap turun tangan membantu. Pemerintah pun berencana menambah fasilitas di kawasan pasar untuk menunjang ketertiban dan kenyamanan.
“Kalau nanti terjadi hal yang sulit, nanti Satpol PP turun bantu. Alhamdulillah saat ini kita lihat tertib tidak masuk bahu jalan lagi,” jelasnya.
Pantauan di lokasi, puluhan personel dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan petugas kebersihan nampak sibuk mengangkut barang-barang milik pedagang kaki lima yang ditinggalkan dipinggir jalan. Kayu-kayu tersebut langsung dibawa menggunakan mobil. Arus lalu lintas pun sempat tersendat akibat giat tersebut. (eko)
























