SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana menambah jumlah kuota beasiswa S1 pada tahun 2026 mendatang, dari 235 orang menjadi 500 orang. Hal itu disampaikan dalam rapat pembahasan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan sejumlah perguruan tinggi di Aula Bappeda, Senin (22/9).
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa Pemkab Tangerang terus berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan yang merata dan berkualitas. Pada tahun 2025 ini, pihaknya telah memberikan beasiswa S1 penuh kepada 235 anak-anak kurang mampu yang berprestasi.
“Maka untuk meningkatkan kualitas SDM, di tahun 2026 mendatang kami akan menambah kuota beasiswa S1, dari 235 menjadi 500 penerima,” kata Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid kepada Satelit News, Senin (22/9).
Lanjut Rudi Maesyal, sapaan akrabnya, beasiswa tersebut dialokasikan untuk berbagai perguruan tinggi, baik dalam negeri maupun luar negeri. Beberapa perguruan tinggi yang telah resmi bekerja sama dengan Pemkab Tangerang di antaranya adalah IPB University, Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, dan Swiss German University.
“Meski ada perguruan tinggi yang belum bekerja sama, bukan berarti siswa yang kuliah di sana tidak bisa mendapatkan beasiswa. Pokoknya, selama dia warga Kabupaten Tangerang, tetap bisa mendapatkan hak beasiswa tersebut,” ujarnya.
Sejauh ini, kurang lebih sudah ada 116 mahasiswa yang mendapatkan beasiswa dari perguruan tinggi yang telah bekerja sama, sisanya tersebar di beberapa kampus lain yang belum menjalin kerja sama langsung.
Baca Juga: CKG Kabupaten Tangerang Capai 1,876 Juta Warga, Lampaui Target Nasional
“14 mahasiswa di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, 20 mahasiswa di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Serang, 52 mahasiswa di IPB, 30 mahasiswa di SGU, dan sisanya di universitas lainnya,” ungkapnya.
Selain program beasiswa, Pemkab Tangerang juga menggulirkan secara bertahap program SD–SMP swasta gratis, penguatan kompetensi guru PAUD, serta persiapan Sekolah Rakyat untuk menjangkau anak-anak yang belum terfasilitasi pendidikan formal.
“Alokasi anggaran pendidikan daerah kini mencapai 26 persen dari APBD, melampaui standar nasional 20 persen,” ujarnya.
Pihaknya berharap, rapat pembahasan PKS tersebut semakin memperkuat sinergi antara Pemkab Tangerang dan perguruan tinggi, khususnya dalam penerimaan mahasiswa, pelaksanaan beasiswa, kegiatan penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat.
“Program Beasiswa Tangerang Gemilang adalah bentuk nyata komitmen kami untuk mencetak generasi unggul. Dengan adanya PKS ini, kami berharap perguruan tinggi dapat menjadi mitra strategis dalam membimbing dan mengawal keberhasilan mahasiswa penerima beasiswa hingga lulus,” tandasnya. (alfian/aditya)




















