SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Menjelang musim mudik, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran saat rumah ditinggalkan dalam waktu lama.
Kepala Damkar Kota Tangsel, Ahmad Dohiri mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan sosialisasi pencegahan kebakaran kepada masyarakat, salah satunya melalui media sosial.
“Dalam upaya mensosialisasikan pencegahan kebakaran kepada masyarakat yang akan meninggalkan rumah saat mudik, kami menyampaikan imbauan melalui media sosial,” ujar Adam, sapaan akrabnya saat dikonfirmasi, Minggu (15/3).
Ia menekankan, hal terpenting yang harus dilakukan warga sebelum berangkat mudik adalah memastikan seluruh instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman. Peralatan elektronik yang tidak digunakan sebaiknya dicabut dari sumber listrik.
Menurutnya, peralatan seperti kulkas, televisi, dan perangkat elektronik lainnya perlu diperiksa sebelum rumah ditinggalkan. Selain itu, warga juga diminta mengecek kondisi instalasi listrik yang sudah berumur tua atau tidak berstandar SNI.
“Kalau ada instalasi listrik yang sudah tua atau tidak berstandar SNI, sebaiknya diganti sebelum ditinggal mudik. Karena jika masih digunakan, dikhawatirkan bisa terjadi korsleting saat rumah kosong,” jelasnya.
Baca Juga: Diantisipasi Sejak Awal, Kebakaran TPA Cipeucang Cepat Padam
Selain instalasi listrik, Damkar Tangsel juga mengingatkan warga untuk memastikan selang kompor gas sudah dilepas dari tabung gas guna menghindari risiko kebocoran yang bisa memicu kebakaran.
“Jangan lupa slang kompor gas itu harus dipastikan copot dari gasnya. Saya juga berpesan agar semua itu dilakukan dengan kondisi yang betul betul aman,” katanya.
Ia juga menyarankan agar warga yang mudik dalam waktu lama menitipkan kunci rumah kepada orang yang dipercaya, seperti tetangga atau pengurus RT dan RW.
Langkah ini dinilai penting agar jika terjadi keadaan darurat, seperti kebakaran di rumah sekitar, petugas atau warga dapat segera melakukan evakuasi.
“Semisal mudiknya lama, kunci rumah lebih baik dititipkan ke orang yang dipercaya atau Pak RT RW, karena takutnya ada insiden kebakaran rumah sebelah, bisa kita evakuasi kalau kuncinya ada,” pungkasnya. (eko)

















