SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Pasangan ganda voli pantai putra Indonesia Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi terpaksa harus puas dengan raihan medali perak cabang voli pantai putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Bintang/Sofyan yang berjuang keras menghadapi pasangan Qatar Cherif Samba/Ahmed Janko kalah lewat drama tiga set, 1-2 (21-19, 16-21, dan 8-15).
Dalam babak final yang berlangsung di Hekinan Ryokuchi Beach Court, Hekinan, Bintang/Sofyan tampil agresif dan mendikte permainan pada set pertama.
Poin demi poin terus diperoleh Bintang/Sofyan untuk menjaga keunggulan hingga menutup set pertama 21-19.
Di set kedua, Bintang/Sofyan memulai awal yang cukup sulit setelah membiarkan Samba/Janko mengambil kendali permainan.
Dalam posisi tertinggal, Bintang/Sofyan berusaha mengejar. Namun permainan yang solid ditunjukkan oleh Samba/Janko hingga mengunci kemenangan 21-16.
Baca Juga: Indonesia Gagal Raih Medali Emas Sepaktakraw Asian Games
Pada set penentuan, Bintang/Sofyan masih kesulitan untuk mengambil kendali permainan.
Samba/Janko yang mampu bermain lebih tenang bisa mendulang poin demi poin untuk unggul. Samba/Janko akhirnya mengunci kemenangan 15-8.
Dengan medali perak ini menjadi medali perak perdana yang diraih oleh Bintang/Sofyan yang menjadi unggulan ketiga dalam turnamen tersebut.
Prestasi medali perak ini juga sekaligus mengulang kesuksesan kontingen Indonesia yang terakhir kali meraih perak di cabang voli pantai pada Asian Games 2018.
Kala itu Ade Candra Rahmawan/Muhammad Ashfiya menyumbang perak untuk tim Merah Putih.
Indonesia kini sudah mengumpulkan 10 perak. Sebelumnya, pada Sabtu pagi, medali perak kesembilan bagi Indonesia diberikan tim takraw di nomor kuadran putra.
Baca Juga: Indonesia Raih Medali Emas Kelima dari Panahan
Indonesia juga sudah meraih lima emas yang disumbangkan cabor bulutangkis (2 emas), angkat besi, panahan, dan panjat tebing. Selain itu, sejauh ini Indonesia juga menggapai 23 perunggu.
Sumbangan dari Sofyan/Akbar membuat Indonesia per Sabtu siang pukul 13.28 WIB berada di peringkat ke-15 dengan total raihan 38 medali baik emas, perak, maupun perunggu.
Di atas Indonesia–peringkat ke-14–adalah Taipei dengan raihan total 54 medali (5 emas, 17 perak, 32 perunggu). Kemudian di bawah Indonesia–peringkat ke-16–adalah Filipina dengan torehan total 29 medali (4 medali emas, 9 medali perak, dan 16 medali perunggu). (gatot)



















