SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Perwakilan Pengurus Wilayah (PW) Relawan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) Provinsi Banten melakukan audiensi dengan Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, di Kantor Bupati Tangerang, Selasa (30/09). Audiensi ini menjadi langkah awal kemitraan strategis, untuk mengakselerasi pemberdayaan SDM TIK perempuan, dan edukasi literasi digital ke berbagai sektor di Kabupaten Tangerang.
Ketua Relawan TIK Provinsi Banten, Ahmad Taufiq Jamaludin, yang memimpin rombongan, mengungkapkan perhatian mendalamnya terhadap bahaya digital yang kini melanda masyarakat, mulai dari judi online hingga peretasan akun perbankan (scam).
Taufiq menceritakan bahwa dampak buruk digital kini seperti wabah. “Dahulu saat pandemi, kita dibuat kaget oleh kabar saudara/tetangga yang wafat karena COVID-19. Kini saya pernah tertegun ketika mendengar kabar kawan lama yang terkena kasus judi online (judol) yang harus menjual aset keluarga ratusan juta rupiah,” jelasnya.
Relawan TIK fokus pada gerakan di hulu untuk memitigasi dampak bahaya digital. Untuk itu, mereka berupaya mengedukasi masyarakat melalui empat pilar yang disingkat “CABE”: Cakap digital, Aman digital, Budaya digital, dan Etika digital.
“Ini membutuhkan akselerasi, karena negara lain sudah siap SDM-nya dalam menerima pesatnya kemajuan teknologi digital, bagaimana dengan Indonesia? Hal ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama,” ungkap Taufiq.
Setidaknya ada delapan langkah tindak yang menjadi fokus Relawan TIK di Banten, termasuk Pemberdayaan dan pengarusutamaan gender (GESI) di bidang TIK melalui program “BeYouTIK”, pembentukan desa informatif dan pendampingan digitalisasi desa, pendampingan dan akselerasi “Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Go Digital”, serta edukasi literasi digital ke berbagai sektor melalui program “Gerebeg Digital” dan “Digital Parenting”.
Baca Juga: CKG Kabupaten Tangerang Capai 1,876 Juta Warga, Lampaui Target Nasional
Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menyambut baik inisiatif tersebut dan menyampaikan kekagumannya terhadap kesiapan Relawan TIK untuk bersinergi dengan pemerintah daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyambut baik atas adanya Relawan TIK dan siap melibatkannya dalam berbagai program pemerintahan terkait,” ungkap Intan.
Keterlibatan ini meliputi lingkungan pendidikan, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, serta pemerintahan desa dan UMKM.
Intan juga menyoroti pentingnya akselerasi literasi digital bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Tangerang. Ia menilai belasan ribu ASN memiliki potensi besar untuk menjadi GPR (Government Public Relation) atau Influencer, yang dapat menjadi jembatan informasi yang akurat kepada masyarakat.
“Masyarakat perlu bijak dalam penggunaan media sosial, serta akselerasi literasi digital ASN. Sehingga komunikasi antara Pemerintah Daerah dan masyarakat terjalin dengan baik, tanpa ada fitnah, adu domba, berita tidak valid dan tendensius,” tegas Intan.
Wabup Intan berharap sikap kritis masyarakat dapat ditingkatkan, sehingga warga Kabupaten Tangerang tahu ke mana tempat menyampaikan kritik dan saran secara konstruktif.
Baca Juga: Sempat Diamuk Warga, Dua Terduga Pelaku Curanmor di Cikupa Diamankan Polisi
Audiensi ini ditutup dengan ramah tamah, dan penyerahan seragam Relawan TIK kepada Wakil Bupati Tangerang, sebagai anggota kehormatan dan bagian dari Dewan Penasihat Relawan TIK Kabupaten Tangerang. (aditya)




















