SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh setiap 1 Oktober, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa Pancasila adalah perekat dan pedoman hidup bangsa Indonesia.
Pernyataan ini disampaikannya saat memimpin upacara di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, pada Rabu (1/10).
“Pancasila adalah perekat bangsa dan menjadi dasar bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Sudah menjadi kewajiban kita semua untuk menjaga dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik individu maupun masyarakat dan pemerintahan,” ujar Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid.
Maesyal Rasyid melanjutkan, tantangan ke depan semakin kompleks dan tidak ringan. Oleh karena itu, kesiapsiagaan dan kewaspadaan harus terus dijaga dan ditingkatkan dalam menyikapi berbagai dinamika sosial yang berpotensi merusak nilai-nilai kemanusiaan dan memecah belah persatuan.
“Kewaspadaan dan kesiapsiagaan harus terus kita kuatkan dan tingkatkan menghadapi berbagai tantangan global yang makin kompleks dan tidak ringan. Kita juga harus bijak menyikapi berbagai perkembangan dinamika sosial yang terjadi agar segala potensi yang menimbulkan kerawanan bisa kita tangani dan atasi bersama,” imbuhnya.
Ia berharap, peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini menjadi momentum refleksi untuk semakin memperkokoh semangat nasionalisme dan cinta tanah air. Pria yang akrab disapa Rudi Maesyal ini juga mengajak masyarakat, untuk menghormati jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur dalam mempertahankan ideologi bangsa.
Baca Juga: CKG Kabupaten Tangerang Capai 1,876 Juta Warga, Lampaui Target Nasional
“Hari Kesaktian Pancasila ini harus menjadi momentum, sebagai tali untuk memperkuat kesatuan dan persatuan seluruh masyarakat Indonesia, dalam meningkatkan semangat nasionalisme,” ucapnya.
Di lokasi yang sama, Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Indra Waspada, menambahkan bahwa Hari Kesaktian Pancasila merupakan momentum untuk semakin meneguhkan Pancasila sebagai falsafah negara.
Menurutnya, para pendiri bangsa telah bersusah payah merumuskan Pancasila. “Maka kita semua sebagai generasi penerus bangsa hendaknya memedomani Pancasila,” kata dia.
Selain itu, momen ini juga menjadi refleksi untuk mengenang jasa para Pahlawan Revolusi. Kapolresta mengajak generasi muda khususnya, untuk menjadikan Pancasila sebagai landasan berbangsa dan bernegara.
“Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harus senantiasa dijadikan pegangan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta mencegah munculnya perpecahan di tengah masyarakat,” tandasnya. (alfian/aditya)




















