SATELITNEWS.COM, TIGARAKSA — Angin laut Teluknaga berhembus pelan pada Jumat malam, 28 November 2025, ketika deru mesin Maung dan empat sepeda motor patroli mulai meninggalkan Makoramil 01/Teluknaga. Di bawah langit gelap yang hanya diterangi lampu jalan, tujuh personel Kodim 0510/Trs bergerak menembus wilayah pesisir. Patroli itu dipimpin Peltu Adi Ariyanto, dengan tujuan sederhana namun penting: memastikan malam di kawasan pesisir tetap aman dan kondusif.
Rombongan menyusuri Jalan Raya Kampung Melayu, lalu berlanjut ke Jalan Raya Selembaran, Jalan Raya Bojong Renged, hingga Jalan Raya Tanjung Pasir sebelum kembali ke titik awal. Rute yang panjang itu adalah jalur yang acap kali menjadi titik pemantauan rutin aparat keamanan.
Setiap personel dibekali perlengkapan standar operasi—dua pucuk senjata, tujuh helm tactical, dan tujuh body vest—sebagai perlindungan selama bertugas di lapangan. Di sepanjang perjalanan, mereka tidak sekadar berkeliling, tetapi juga berhenti di beberapa titik untuk melakukan pengamatan, berdialog singkat dengan warga, sekaligus memantau area yang dianggap rawan.
“Selama operasi, kita melaksanakan pengamatan, dialog singkat dengan warga, dan pemantauan titik rawan tanpa menemukan gangguan signifikan,” jelas Peltu Adi Ariyanto setelah patroli berakhir.
Warga yang ditemui di sepanjang rute menyambut baik kehadiran aparat. Mereka menyebut langkah ini memberi efek psikologis positif, membuat suasana malam terasa lebih aman. Namun beberapa juga menyampaikan harapan agar patroli dapat ditingkatkan pada jam-jam rawan dini hari.
Melalui patroli malam tersebut, koordinasi antarlembaga keamanan di wilayah pesisir terus diperkuat. Kodim 0510/Trs menegaskan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian dari komitmen menjaga stabilitas wilayah, menyisir titik-titik rawan, serta mengajak masyarakat lebih terlibat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Baca Juga: Bupati Tangerang Tinjau SPPG Parahu, Pastikan MBG Higienis
Di balik gelap malam yang mereka lewati, satu pesan mengemuka: keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi hasil dari kerja bersama antara petugas dan masyarakat. (aditya)




















