SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Suasana markas PMI Kabupaten Tangerang mendadak riuh pada Kamis (4/12) pagi. Di halaman, sebuah truk tangki air bersih sudah terparkir, sementara para relawan bersiap berangkat menuju Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh—wilayah yang tengah porak poranda dilanda banjir bandang.
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang resmi mengerahkan pasukan dan mengirim mobil tangki air bersih sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Seluruh proses bantuan ini dikoordinasikan langsung oleh PMI Pusat.
Ketua PMI Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, menegaskan bahwa langkah tersebut menjadi komitmen kemanusiaan PMI untuk membantu warga terdampak bencana di tiga provinsi tersebut. “Sebagai wujud kepedulian sesama manusia dan bangsa Indonesia, PMI Kabupaten Tangerang resmi menerjunkan 3 personil beserta 1 unit mobil truk tangki air bersih dalam rangka penugasan operasi kemanusiaan yang dikoordinasikan oleh PMI Pusat,” ujarnya kepada Satelit News.
Menurut Soma, penugasan ini merupakan respon cepat terhadap kondisi darurat akibat banjir bandang dan longsor yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Arahan dari Ketua Umum PMI juga menekankan pentingnya memperkuat penanggulangan bencana di tingkat nasional. Saat ini PMI Pusat tengah memobilisasi 60 unit truk tangki air dari berbagai PMI Provinsi dan Kabupaten/Kota.
Untuk mendukung operasi tersebut, PMI Kabupaten Tangerang mendapat tugas memfasilitasi mobilisasi kendaraan serta personel. “Adapun personil yang diberangkatkan di antaranya Robi Cahyadi – Kepala Divisi Armada, M. Suredi – Staf Posko, dan Riski M. Nurlan – Staf Posko,” tukas Soma.
Ketiga personel ini akan bertugas selama 30 hari dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak—mulai dari penyediaan air bersih, layanan posko, hingga dukungan logistik. Setibanya di lokasi bencana, mereka bersama truk tangki air akan mendistribusikan air bersih ke titik-titik pengungsian, memasok air bagi fasilitas umum, hingga membantu operasional di wilayah yang infrastruktur utamanya rusak.
Baca Juga: CKG Kabupaten Tangerang Capai 1,876 Juta Warga, Lampaui Target Nasional
“Penugasan ini menjadi wujud komitmen PMI Kabupaten Tangerang dalam memperkuat respon kemanusiaan di tingkat nasional dan membantu percepatan pemulihan masyarakat terdampak bencana,” tandas Soma. (alfian/aditya)




















