SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Sudah satu pekan lebih persoalan sampah menumpuk disejumlah titik di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) belum sepenuhnya diatasi. Hingga Minggu (21/12) gunungan sampah masih terlihat di beberapa lokasi.
Pemerintah daerah memang telah berupaya untuk mengevakuasi sampah-sampah dari pinggir jalan. Walaupun penataan tempat pembuangan akhir (TPA) Cipeucang belum rampung, sampah-sampah mulai diangkut.
Gunungan sampah besar sudah tidak terlihat seperti di Jalan Raya Serpong tepatnya depan Puskesmas Serpong, kolong flyover Ciputat, depan Pasar Cimanggis dan Pasar Jombang. Walaupun sudah diangkut, aroma bau sampah masih tercium semerbak di Jalan Aria Putra dan Dewi Sartika lantaran sampah masih ada.
Sampah dengan jumlah besar itu diduga dibiarkan berada dalam truk sampah. Dari sebuah akun Instagram milik salah satu pekerja di pergudangan Taman Tekno menuliskan “keluar kantor tiba-tiba banyak mobil truk sampah” sembari mengarahkan kameranya ke lokasi yang dimaksud.
Puluhan truk berwarna hijau itu terparkir di sebuah lahan yang berada dekat dengan Taman Kota 2 Jeletreng di Jalan Tekno Widya, Kecamatan Serpong. Saat didatangi, rupanya truk telah terparkir selama tiga hari.
Pantauan di lokasi, barisan truk tidak begitu terlihat jika melalui Jalan Tekno Widya. Namun, ketika masuk ke dalam akan langsung terlihat truk plat merah dan kuning berjejer rapi. Jumlah hampir 50 unit sudah termasuk lima bak ambrol yang tertutup terpal.
Baca Juga: Layanan SIM Keliling Tangerang Selatan Sabtu 5 September 2026, Cek di Sini Jadwalnya
“Ini kantor BSD, kantor keamanan (sekuriti) BSD. Soal izin ini mah saya kurang tau,” ucap salah satu pegawai swasta yang tidak mau disebutkan namanya saat dijumpai.
Pria berkumis tebal itu mengatakan bahwa setelah truk bermuatan sampah parkir, para sopirnya meninggalkan lokasi. Ketika malam, ada sekitar tiga orang yang menjaganya.
“Ini ditinggal sama sopirnya, kalau malam Ada yang jaga paling tiga orang tiduran ngemper di situ. Kalau siang tidak Ada. Pokoknya sudah tiga harian ini,” jelasnya.
Warga Serpong, Alwi mengaku senang sudah adanya pengangkutan sampah pada titik-titik yang mengganggu aktivitas masyarakat. Soal sampah dikemanakan, dirinya tidak ambil pusing selagi dapat ditangani.
“Sampah ini baru diangkut malam Sabtu kemarin setelah lama dibiarkan akhirnya. Tidak tau dibuang kemana yang penting masyarakat bisa beraktivitas normal tanpa bau yang mengganggu,” pungkasnya. (eko)
























