SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Sabtu pagi itu (31/1), suasana di Perumahan Villa Permata Tangerang, Desa Gelam, Kecamatan Pasar Kemis, mendadak mencekam. Seorang pria berinisial P (56) ditemukan tak bernyawa, tergantung pada seutas tali di pohon mangga tepat di depan rumahnya sendiri.
Tragedi ini pertama kali terungkap sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, anak kandung korban hendak melangkah keluar rumah. Namun, pandangannya tertuju pada sosok pria yang tergantung kaku dengan leher terikat. Rasa penasaran yang berubah menjadi kengerian menyelimuti sang anak saat ia mendekat.
“Saat dicek, ternyata ayahnya sendiri yang nekat melakukan aksi tersebut,” ujar Kanit Reskrim Polsek Pasar Kemis, IPDA Ahmad Dasuki, saat dikonfirmasi pada Minggu (1/2).
Histeris pecah seketika. Sang anak berteriak meminta pertolongan warga sebelum akhirnya melapor ke ketua RT dan pihak kepolisian. Petugas segera tiba di lokasi untuk mengevakuasi korban ke RSUD Balaraja.
Dugaan sementara, P nekat mengakhiri hidupnya karena beban hidup yang menghimpit. Berdasarkan keterangan keluarga, korban tengah mengalami depresi akibat masalah ekonomi dan persoalan rumah tangga yang pelik.
“Diduga faktor ekonomi dan masalah keluarga. Istrinya juga diketahui sudah meninggalkan korban beberapa hari sebelum kejadian,” lanjut Ahmad Dasuki.
Baca Juga: Dandim 0510/Tigaraksa Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI, Tekankan Prajurit Berjiwa PRIMA
Pihak kepolisian memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kejadian ini murni merupakan peristiwa bunuh diri. Setelah menjalani proses di RSUD Balaraja, jenazah P kini telah diserahkan kepada pihak keluarga.
Rencananya, pria asal Jakarta Barat ini akan dimakamkan di tempat asalnya di kawasan Jelambar. “Saat ini jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan di Jelambar, Jakarta Barat,” pungkas Ahmad. (alfian/aditya)




















