SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Jelang arus mudik Lebaran 2026, Satuan Lalu Lintas Polresta Tangerang mulai melakukan langkah antisipatif. Personel Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polresta Tangerang turun langsung ke lapangan untuk memetakan titik-titik jalan berlubang yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Pemetaan tersebut dilakukan pada Selasa (10/2/2026), menyusuri jalur utama dari perbatasan wilayah hukum Polresta Tangerang di Km 12 Gumarang, Kecamatan Bitung, Curug, hingga Km 32 Jayanti.
Kasat Lantas Polresta Tangerang AKP Zaeni Aji Bakhtiar mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, khususnya menjelang meningkatnya volume kendaraan pada arus mudik Lebaran.
“Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan menjelang arus mudik Lebaran,” kata Zaeni.
Ia menjelaskan, pemetaan jalan berlubang tersebut juga menjadi bagian dari persiapan pengamanan jalur mudik dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026. Melalui survei langsung di lapangan, petugas mengidentifikasi kondisi jalan yang dinilai berisiko menimbulkan kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pemudik yang melintasi jalur utama wilayah Kabupaten Tangerang.
“Pengecekan ini kita lakukan untuk mengidentifikasi titik-titik jalan berlubang yang berisiko menimbulkan kecelakaan lalu lintas, sehingga bisa segera ditindaklanjuti dan dikoordinasikan dengan instansi terkait,” ujar Zaeni.
Baca Juga: Dandim 0510/Tigaraksa Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI, Tekankan Prajurit Berjiwa PRIMA
Menurutnya, kegiatan pemetaan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, sebagai langkah preventif dalam pengamanan mudik sejak dini.
“Ini adalah langkah penting dan langkah preventif sejak dini dalam rangka pengamanan mudik Lebaran,” ucapnya.
Zaeni menambahkan, hasil survei lapangan nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi untuk perbaikan infrastruktur jalan. Selain itu, data tersebut juga akan digunakan sebagai dasar penempatan personel serta pengaturan lalu lintas selama Operasi Ketupat Maung 2026 berlangsung.
Di akhir keterangannya, Zaeni mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat berkendara, mematuhi rambu lalu lintas, serta berperan aktif melaporkan kondisi jalan yang membahayakan demi keselamatan bersama. (aditya)




















