SATELITNEWS.COM, LEBAK — Sebanyak 192 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak dilantik, dirotasi, dan dimutasi di Pendopo Pemkab Lebak, Senin (27/4/2026).
Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya menegaskan pentingnya integritas dengan mengingatkan para pejabat menjauhi praktik korupsi dan pungutan liar (pungli).
Dalam arahannya, Hasbi menekankan integritas sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas. Ia menyebut poin pertama dalam fakta integritas, yakni menghindari korupsi, harus menjadi perhatian serius seluruh ASN.
“Bekerjalah dengan mengedepankan kinerja yang baik. Hindari pungli. Jika ditemukan, saya akan perintahkan inspektorat melakukan pemeriksaan khusus,” tegasnya.
Ia juga memastikan tidak akan ragu mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran. “Saya tidak akan ragu memberhentikan ASN yang terbukti melakukan pungli,” ujarnya.
Hasbi menambahkan, rotasi dan mutasi jabatan bukan sekadar pergeseran posisi, tetapi upaya memperluas wawasan dan pengalaman ASN. Ia mencontohkan perpindahan antarperangkat daerah dapat memperkaya pemahaman lintas sektor.
Baca Juga: 2 Bulan Berlalu, Nama Sekda Lebak Definitif Tak Kunjung Diumumkan
Selain itu, para camat yang baru dilantik diminta aktif turun ke masyarakat meski di tengah keterbatasan anggaran. Mereka juga diharapkan membina kepala desa dalam pengelolaan anggaran desa.
“Satu atau dua hari harus turun ke desa untuk memastikan pembinaan berjalan,” katanya.
Terkait pengisian jabatan eselon II, Hasbi menyebut prosesnya masih menunggu tahapan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). “Kita masih antre, dan akan dilakukan assessment,” ujarnya.
Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPSDM Lebak Fakhry Fitriana menyebutkan total ASN yang dilantik mencapai 192 orang, terdiri atas 103 pejabat administrator dan 89 pejabat pengawas.
“Sesuai arahan bupati, ASN yang baru dimutasi harus segera bekerja agar target pembangunan Lebak tercapai,” singkatnya.
(mulyana)




















