SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Kecamatan Benda, Kota Tangerang, masuk wilayah yang berstatus Awas Kekeringan berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang yang mengacu pada peringatan dini meteorologis dasarian II September 2026 dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), periode 11–20 September 2026.
Meski demikian, hingga kini, belum ada laporan kejadian kekeringan maupun permintaan bantuan air bersih dari masyarakat di wilayah tersebut.
Camat Benda, Saipul Ulum, mengatakan pihaknya tetap meningkatkan kewaspadaan karena Kota Tangerang tengah memasuki musim kemarau. Namun, kondisi di lapangan sejauh ini belum menunjukkan adanya kejadian kekeringan yang dilaporkan kepada pemerintah kecamatan.
“Jadi memang kita waspada ya, waspada kekeringan. Tapi untuk kasus atau kejadian kekeringan sampai saat ini belum ada laporan yang sampai kepada kami,” kata Saipul.
Saipul juga memastikan belum ada permintaan distribusi air bersih dari warga Kecamatan Benda akibat kekeringan. “Belum, belum ada,” tegasnya. Terkait status Awas Kekeringan yang tercantum dalam informasi BPBD, Saipul menjelaskan persoalan pasokan air yang sempat terjadi di sejumlah wilayah Benda tidak serta-merta berkaitan dengan kekeringan. Menurut dia, persoalan tersebut berkaitan dengan pasokan air bersih dan infrastruktur Perumda Tirta Benteng (TB).
“Barusan saya juga ngobrol sama Pak Lurah, ternyata ini bukan kekeringan, tapi terkait pasokan air bersih yang melalui Perumda TB yang ada di Kecamatan Benda,” jelasnya. Gangguan pasokan air tersebut, lanjut Saipul, telah ditangani dengan pendistribusian air menggunakan kendaraan tangki oleh Perumda Tirta Benteng. “Sudah ditanggulangi oleh pihak Perumda TB dengan mengirimkan kendaraan tangki air,” imbuhnya.
Baca Juga: BMKG Sebut Hampir Seluruh Wilayah RI Terancam Kekeringan, Waspada Ketahanan Pangan
Meski belum ditemukan laporan kekeringan, Kecamatan Benda tetap meminta masyarakat mengantisipasi dampak musim kemarau. Warga diimbau menghemat penggunaan air dan memanfaatkannya secara bijak. “Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kecamatan Benda, karena kita sedang memasuki musim kemarau, ya hemat-hemat air. Ya bijaklah menggunakan air,” pungkasnya. (made)
















