Rabu, 23 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Oknum Guru Madrasah di Tangerang Selatan Diduga Lecehkan Siswi

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Rabu, 23 Sep 2026 07:48 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangsel, Metro Tangerang
Oknum Guru Madrasah di Tangerang Selatan Diduga Lecehkan Siswi

Kuasa hukum korban Muhammad Fadhli seusai melaporkan kasus dugaan pelecehan seksual ke Polres Tangsel, Selasa (22/9). (EKO SETIAWAN/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Seorang guru madrasah swasta di Kecamatan Serpong dilaporkan ke Polres Tangerang Selatan atas dengan tuduhan melakukan pelecehan seksual terhadap salah satu siswa perempuannya. Laporan itu dibuat kuasa hukum korban Muhammad Fadhli, Selasa (22/9).

“Laporan atas dugaan tindak pidana pelecehan seksual dengan korban anak di bawah umur dengan terduga pelaku merupakan mantan guru dari korban tersebut,” ujar Fadhli usai melakukan pelaporan.

Fadhli menceritakan, dugaan tindak pidana pelecehan berlangsung sekitar tahun 2023 hingga 2026. Pihak terlapor yakni NAA merupakan guru korban. Ketika peristiwa terjadi, korban masih duduk di bangku ibtidaiyah atau sekolah dasar (SD)

“Jadi pola dari pelecehan seksual ini dilakukan oleh pelaku dengan cara child grooming. Jadi ada pola, pendekatan manipulasi yang dilakukan oleh si pelaku terhadap korban dengan mengiming-imingi sesuatu hal yang disukai oleh korban dengan tujuan melakukan eksploitasi seksual terhadap korban,” paparnya.

Fadhli menyampaikan tindakan itu dilakukan setelah jam pelajaran reguler. Dimana, NAA membuat semacam les privat untuk mengaji di ruang kelas sekolah.

“Jadi si pelaku membuat semacam les privat untuk mengaji dan itu terjadi di ruang kelas. Di ruang kelas di sekolah di mana si pelaku itu bekerja,” katanya.

Baca Juga: SIM Keliling Tangerang Selatan Selasa 22 September 2026, Cek Lokasinya

Menurutnya, pihaknya sempat melakukan komunikasi dengan sejumlah korban. Namun, mereka disebut tak berani untuk berbicara.

“Jadi kami belum bisa memastikan jumlah korban lain di luar kami, tapi yang jelas klien kami telah menjadi korban pelecehan seksual dari si pelaku sejak tahun 2023 sampai dengan tahun 2026,” paparnya.

BeritaTerbaru

4 Pelajar SMP Berboncengan Satu Motor di Ciputat Timur, Diwajibkan Ikut Saka Bhayangkara

4 Pelajar SMP Berboncengan Satu Motor di Ciputat Timur, Diwajibkan Ikut Saka Bhayangkara

Rabu, 23 Sep 2026 08:11 WIB
SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya

SIM Keliling Tangsel Rabu 23 September 2026, Cek Lokasinya

Rabu, 23 Sep 2026 08:05 WIB
SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi

SIM Keliling Tangerang Kota Rabu 23 September, Cek Lokasinya

Rabu, 23 Sep 2026 08:01 WIB
Dituduh Lecehkan Bawahan, Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Dipolisikan

Dituduh Lecehkan Bawahan, Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Dipolisikan

Rabu, 23 Sep 2026 07:56 WIB

Fadhli merinci, pada tahun 2023-2024, terduga pelaku merupakan wali kelas korban. Saat itu, terduga pelaku melakukan komunikasi intens dengan sang anak dengan iming-iming.

“Kita sebut dengan istilahnya child grooming, ya tetap melakukan komunikasi, melakukan iming-iming, jadi salah satu pelecehan seksual yang dilakukan adalah satu si pelaku mempertontonkan video porno terhadap korban secara konsisten. Ya terus kemudian ada tindakan fisik menyentuh bagian sensitif dari korban,” ucapnya.

“Terus yang ketiga, pelaku juga sempat meminta foto-foto yang tidak senonoh untuk ditunjukkan kepada pelaku. Namun dari pihak korban menolak,” sambungnya.

Informasi itu rupanya disimpan rapat oleh korban lantaran mengalami traumatik. Akhirnya, korban berani menceritakan itu melalui pelatih bela diri yang ia percaya.

Baca Juga: Pemerintah Pastikan Guru PPPK Paruh Waktu Jadi PPPK Penuh Waktu Tanpa Tes

“Sehingga pada tahun 2026 si korban baru mulai muncul ada keberanian untuk speak up. Jadi ini disampaikan ke orang tuanya melalui guru taekwondonya. Ya mungkin di situ korban merasa mulai timbul rasa aman sehingga mulai berani menyampaikan bahwa pernah terjadi peristiwa pelecehan seksual yang dilakukan oleh si pelaku,” jelasnya.

Dari situ, cerita tersebut kemudian disampaikan kepada keluarga korban. Setelah pengungkapan tersebut, keluarga membawa korban menjalani pemeriksaan psikologis.

“Berdasarkan pengakuan orang tua korban, jadi anak itu sekarang sensitif disentuh oleh laki-laki. Termasuk orang tuanya, termasuk papanya. Ketika menyentuh bagian pundak, atau bagian yang kira-kira bisa mengingatkan, membangkitkan trauma dia dengan kejadian yang lalu, anak itu menjadi semacam defense gitu,” ungkapnya.

Fadhli mengatakan hasil pemeriksaan menjadi salah satu dokumen yang turut disertakan dalam laporan kepada kepolisian.

“Kami melampirkan satu bukti psikologis klinis, jadi berdasarkan hasil pemeriksaan dari psikolog, korban mengalami satu depresi atau trauma yang berat atas peristiwa tersebut,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga melampirkan bukti-bukti chat antara pelaku dengan korban yang dimana NAA terus meminta agar bisa terus berkomunikasi walaupun korban telah naik kelas.

“Walaupun ketika korban sudah kelas 1 SMP, tidak lagi menjadi wali kelas, tapi si pelaku tetap mengejar si korban. Sejak kelas 4 SD sampai dengan SMP kelas 1,” sebutnya.

Kasi Humas Polres Tangerang Selatan, Iptu Yuni menyebut pihaknya masih melakukan pengecekan terkait laporan tersebut. “Kami cek dulu,” singkatnya. (eko)

Tags: gurumadrasahoknumsiswiTangerang Selatan
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Dimediasi Polres Metro Tangerang Kota, Kasus Penggelapan Mobil BMW Berakhir Damai
Kota Tangerang

Dimediasi Polres Metro Tangerang Kota, Kasus Penggelapan Mobil BMW Berakhir Damai

Selasa, 22 Sep 2026 20:43 WIB
Nekat Lawan Arah, Pelaku Curanmor di Kota Tangerang Diringkus Polisi
Kota Tangerang

Nekat Lawan Arah, Pelaku Curanmor di Kota Tangerang Diringkus Polisi

Selasa, 22 Sep 2026 20:21 WIB
Dimediasi Polres Metro Tangerang Kota, Kasus Penggelapan Mobil BMW Berakhir Damai
Headline

Gara-gara Utang Rp 1,2 Juta, Pedagang Kelontong Tega Bantai Pemilik Warung

Selasa, 22 Sep 2026 20:06 WIB
Inflasi Lebak Tertinggi di Pulau Jawa, Penggunaan Skincare Hingga Rokok Jadi Pemicu
Banten Region

Inflasi Lebak Tertinggi di Pulau Jawa, Penggunaan Skincare Hingga Rokok Jadi Pemicu

Selasa, 22 Sep 2026 19:41 WIB
Pilar Resmikan Pos Gizi di Setu, Berikan Layanan Menu Bergizi Lima Kali Sebulan
Kota Tangsel

Pilar Resmikan Pos Gizi di Setu, Berikan Layanan Menu Bergizi Lima Kali Sebulan

Selasa, 22 Sep 2026 16:16 WIB
Dies Natalis Ke-1, Institut Asyifa Indonesia Rajut Mimpi Jadi Kampus Bertaraf Nasional
Edukasi

Dies Natalis Ke-1, Institut Asyifa Indonesia Rajut Mimpi Jadi Kampus Bertaraf Nasional

Selasa, 22 Sep 2026 15:06 WIB
Pajak Daerah BAPENDA Tangerang Selatan
Selamat Memperingati HARHUBNAS 2026 DinHub Kab Tangerang

Berita Pilihan

PENDAMPINGAN -- Jajaran Koramil 0103/Banjar Kodim 0601/Pandeglang, melakukan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) sekaligus silaturahmi dan pendampingan pembuatan serta pemupukan pertama tanaman melon, di Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang. (ISTIMEWA)

Tanam Melon, Jajaran Koramil 0103/Banjar Dampingi Poktan Desa Bandung Pandeglang

Kamis, 17 Sep 2026 12:53 WIB
EVALUASI PENCARIAN : Gubernur Banten Andra Soni (tiga dari kanan), mengikuti rapat evaluasi hari terakhir pencarian rombongan jurnalis yang hilang di Perairan Selat Sunda. (ISTIMEWA)

Dihentikan, Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Hari Kesepuluh Nihil

Kamis, 17 Sep 2026 20:10 WIB
Adde Rosi: Guru di Lebak Harus Kuasai AI

Adde Rosi: Guru di Lebak Harus Kuasai AI

Selasa, 22 Sep 2026 17:36 WIB

Peringati Maulid Nabi, SMPN 3 Kota Tangerang Santuni 100 Anak

Jumat, 18 Sep 2026 20:06 WIB
Polemik HIPMI Kabupaten Tangerang, Dewan Pembina Minta Taati Mekanisme Organisasi

Polemik HIPMI Kabupaten Tangerang, Dewan Pembina Minta Taati Mekanisme Organisasi

Kamis, 17 Sep 2026 10:14 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.