SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Seorang pria bernama Muhammad Harun (29), warga Kampung Tanggulun, Desa Kampung Kelor, Kecamatan Sepatan Timur, ditemukan tewas bersimbah darah di Jalan Bayur, Kampung Bayur, Kecamatan Sepatan Timur, Jumat (2/10) malam. Korban diduga kuat menjadi korban pembunuhan setelah ditemukan luka parah di bagian perut.
Nurdin, salah seorang warga Kampung Kedaung, Sepatan Timur, menuturkan bahwa jasad korban pertama kali ditemukan oleh pengguna jalan yang sedang melintas. Saat ditemukan, Harun tergeletak di pinggir jalan mengenakan kaus abu-abu dan celana jeans hitam.
“Awalnya warga yang melihat, lalu meminta tolong ke warga sekitar dan melaporkan kejadian itu kepada pihak Kepolisian Sektor Sepatan,” ujar Nurdin kepada Satelit News, Minggu (4/10).
Usai menerima laporan warga, petugas Polsek Sepatan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban. Berdasarkan kondisi luka di tubuh Harun, warga menduga kuat adanya tindak pidana pembunuhan.
“Kayaknya sih dibunuh, soalnya lukanya tidak wajar di bagian perut,” kata Nurdin.
Terpisah, Kapolsek Sepatan AKP Fahyani membenarkan identitas korban berdasarkan kartu identitas yang ditemukan di lokasi. Fahyani juga menegaskan dugaan awal kepolisian yang mengarah pada kasus pembunuhan.
Baca Juga: Bupati Tangerang Dorong Bahasa Sunda, Jawa, dan Betawi Jadi Warisan Generasi Muda
“Dugaan sementara, korban pembunuhan,” kata AKP Fahyani.
Fahyani menjelaskan, korban mengalami luka sangat berat di bagian perut yang mengindikasikan akibat sabetan senjata tajam. Saat ini, kepolisian terus mendalami motif di balik peristiwa tersebut.
“Kami bersama Polres dan Polda masih berupaya untuk mengungkap motif dan pelaku dugaan pembunuhan,” tegas Fahyani.
Selain mengevakuasi jenazah, polisi juga telah mengamankan sepeda motor milik korban di lokasi kejadian. Fahyani mengimbau masyarakat maupun pihak keluarga yang mengenali korban untuk segera berkoordinasi dengan Polsek Sepatan.
“Jenazah saat ini sedang diautopsi, kita masih melakukan penyelidikan mendalam. Informasi selanjutnya akan kami sampaikan kembali,” pungkasnya. (alfian/aditya)




















