SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Kemenangan comeback atas AS Roma berarti besar tentunya untuk Manchester United. Sebab, Setan Merah akhirnya bisa merasakan lagi manisnya tiga poin.
Pada matchday keempat Liga Champions 2026/2027 di Old Trafford, Rabu (4/11/2026) dini hari WIB, MU yang butuh kemenangan setelah serangkaian hasil buruk malah mendapat ujian saat tertinggal dua gol sebelum 20 menit laga berjalan.
Gol Matias Soule dan penalti Donyel Malen bikin Roma memimpin 2-0. Penalti Bruni Fernandes di menit ke-58 membuka momentum MU untuk balik menekan Roma di sisa laga dan berujung brace Matheus Cunha pada menit ke-83 dan 86.
MU akhirnya menang 3-2 sekaligus menyudahi dua kekalahan beruntun dari Atletico Madrid dan Como 1907. Sebelumnya MU baru menang sekali saat melibas Sabah 4-0 di matchday pertama.
Dengan hasil ini MU sementara naik ke posisi ke-17 klasemen Liga Champions dengan enam poin. Hasil yang juga melegakan beban para pemain karena ini merupakan kemenangan pertama dalam 10 partai terakhir.
Sebelumnya, MU cuma tiga kali imbang dan enam kali kalah dari sembilan partai terakhir di seluruh ajang. MU tersingkir dari Carabao Cup dan terpuruk di papan bawah klasemen Liga Inggris, yang bikin skuad dalam tekanan hebat.
Baca Juga: RB Leipzig vs Man City, Kesempatan Perbaiki Posisi
Oleh karenanya, Fernandes berharap kemenangan ini bisa membangkitkan mental para pemain MU untuk mendapatkan hasil-hasil positif ke depannya. MU akan bertemu Aston Villa di Old Trafford akhir pekan nanti.
“Tentu saja, ini soal bagaimana tampil sebaik mungkin untuk klub, mendapatkan hasil bagus, dan menang. Kami paham itu. Sudah lama sekali kami tidak menang, benar-benar bikin mereka frustrasi, kami pun demikian – tapi kami tidak meratapi itu, kami justru mengambil sisi positifnya karena itu wajar terjadi,” ujar Fernandes di situs resmi UEFA.
“Fans ingin menang terus. Semoga saja kemenangan ini bisa jadi titik balik untuk kami,” sambungnya.
Sebelum laga ini, MU sudah sembilan laga beruntun di semua ajang tidak mampu menang. Carrick lantas menjadi sorotan atas kinerjanya dan ada juga tudingan kalau pemain MU tidak lagi mendukung manajernya. “Ada banyak tekanan padanya dan itulah cara kami membalasnya, dengan comeback seperti ini, karakter yang hebat, pertarungan yang hebat,” kata gelandang MU, Youri Tielemans, kepada Amazon Prime.
Kemenangan ini setidaknya bisa membuat MU bernapas lega. Masa depan Carrick bersama Man United juga berpotensi lanjut dalam beberapa pekan ke depan. “Itu pertanyaan yang berbeda (tentang masa depan Carrick) . Satu-satunya hal yang dapat kami lakukan adalah tetap mendukungnya, berjuang untuknya dan berjuang untuk klub,” Tielemans menjelaskan.
“Pada akhirnya, kami berada di lapangan dan kami perlu menunjukkan kemampuan, dan malam ini, terutama di babak kedua, kami menunjukkan apa yang bisa dilakukan. Semoga ini menjadi titik balik yang baik bagi kami,” tegasnya.
Baca Juga: AEK Athens vs Real Madrid, Jaga Laju Sempurna
Sebelum melawan Roma, nasib Michael Carrick di Man United sudah diperbincangkan. Man United sudah tak menang dalam sembilan pertandingan dengan rincian tiga kali imbang dan enam kali tumbang.
Setelah kemenangan atas Roma, Carrick kembali ditanya mengenai nasibnya di Man United. Carrick memilih untuk fokus menatap laga berikutnya saat Man United melawan Aston Villa di Liga Inggris. “Saya tidak memiliki bola kristal untuk mengetahui apa yang akan terjadi selanjutnya,” kata Carrick dikutip dari situs UEFA.
“Kami beralih ke akhir pekan, kami menghadapi pertandingan yang sangat penting di sini melawan Aston Villa, yang perlu kami persiapkan dengan baik,” kata Carrick menambahkan. (dm)

















