SATELITNEWS.COM, LEBAK – Pembangunan lima unit rumah tidak layak huni (rutilahu) di wilayah Citorek, Kabupaten Lebak, terus dikebut. Memasuki tahap akhir pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026, progres pengerjaan rumah bantuan tersebut telah mencapai 80 persen.
Satgas TMMD Kodim 0603/Lebak kini memaksimalkan sisa waktu yang tersedia agar seluruh sasaran pembangunan bisa dituntaskan sebelum upacara penutupan. Personel TNI bersama masyarakat bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan di masing-masing lokasi.
Babinsa Koramil 0315/Bayah yang bertugas di wilayah Citorek, Serka Rianto, mengatakan capaian tersebut menunjukkan pengerjaan lima rumah berjalan sesuai harapan. Pihaknya optimistis seluruh pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu.
“Kami optimistis lima unit Rutilahu ini bisa rampung sebelum penutupan TMMD ke-130. Saat ini progresnya sudah mencapai 80 persen dan pengerjaan terus kami percepat agar warga penerima manfaat segera bisa menempati rumahnya,” kata Rianto, Senin (2/11/2026).
Ia menjelaskan, keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan turut membantu mempercepat penyelesaian pekerjaan. Semangat gotong royong antara personel TNI dan warga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program tersebut.
“Tentu pengerjaan perlu dukungan dari masyarakat agar hunian layak ini bisa segera rampung. Alhamdulilah, dengan semangat gotong TNI dan masyarakat semua berjalan lancar,” katanya.
Baca Juga: TMMD Buka Akses Situs Cibedug Lebak, Jalan 1,4 Km Mulai Dibangun
Dandim 0603/Lebak Letkol Inf I Gede Mahendra Subrata mengatakan, pembangunan Rutilahu merupakan salah satu sasaran fisik TMMD yang diarahkan untuk membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak.
Menurutnya, keberadaan program tersebut diharapkan dapat memberikan dampak langsung bagi keluarga penerima manfaat. Tidak sekadar memperbaiki kondisi bangunan, tetapi juga menghadirkan lingkungan tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.
“Melalui pembangunan lima unit Rutilahu ini, saya berharap kehadiran TMMD dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat Citorek. Selain mendorong peningkatan kesejahteraan warga, kegiatan tersebut sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kerja bersama dan semangat gotong royong,” pungkasnya.(mulyana)

















