SATELITNEWS.COM, LEBAK–Akses menuju Situs Cibedug di Desa Citorek Barat, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, mulai dibenahi. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0603/Lebak, jalan sepanjang 1,4 kilometer secara bertahap mulai dibangun untuk mempermudah mobilitas masyarakat menuju kawasan situs bersejarah tersebut.
Komandan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0603/Lebak, Letkol Inf I Gede Mahendra Subrata, mengatakan pembangunan jalan menjadi salah satu sasaran fisik yang diprioritaskan dalam pelaksanaan TMMD tahun ini.
“Pembangunan jalan ini merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD ke-130. Kita berupaya membuka akses yang lebih baik untuk masyarakat di wilayah Citorek Barat,” ujar Letkol Inf I Gede Mahendra Subrata, Rabu (14/10/2026).
Menurutnya, pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi di lapangan. Dukungan material yang mulai tiba di lokasi menjadi salah satu faktor penting agar pekerjaan dapat terus berjalan.
“Material untuk kebutuhan pekerjaan terus didatangkan. Kita berharap ketersediaannya bisa mendukung kelancaran pembangunan di lapangan,” katanya.
Jalan yang dibangun memiliki panjang sekitar 1,4 kilometer dengan lebar tiga meter. Konstruksi menggunakan beton dengan ketebalan sekitar 15 sentimeter.
Baca Juga: Surat Damai Beredar, Polisi Tegaskan Kasus Dugaan Pelecehan Anak di Malingping Berlanjut
Mahendra menjelaskan, pembangunan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kondisi jalan, tetapi juga diharapkan memberikan manfaat langsung bagi warga yang selama ini menggunakan jalur tersebut.
“Kita ingin hasil pembangunan ini nantinya benar-benar bisa dirasakan masyarakat. Akses yang lebih baik tentu akan membantu aktivitas dan mobilitas warga,” ungkapnya.
Selain mendukung kegiatan masyarakat, peningkatan akses tersebut diharapkan turut memberikan kemudahan bagi warga maupun pengunjung yang hendak menuju Situs Cibedug. Kawasan tersebut merupakan salah satu peninggalan bersejarah yang berada di wilayah Lebak.
“Dengan akses yang semakin baik, kita berharap kawasan Situs Cibedug juga semakin mudah dijangkau. Ini tentu menjadi hal yang positif bagi masyarakat maupun potensi wilayah,” tutur Mahendra.
Dalam pengerjaannya, Satgas TMMD melibatkan personel dari berbagai unsur. Prajurit Kodim 0603/Lebak bekerja bersama personel Polres Lebak, Lanal Banten dan Yonif TP 840/GS. Mahendra menyebut keterlibatan lintas satuan tersebut menjadi bagian dari semangat kebersamaan dalam menjalankan program TMMD.
“Kita bekerja bersama-sama. Masing-masing unsur saling mendukung sesuai kebutuhan di lapangan. Yang paling penting pekerjaan berjalan dengan baik dan tetap memperhatikan keselamatan,” ujarnya.
Baca Juga: 4.923 Balita Terdampak Stunting di Lebak, Wilayah Bayah Paling Banyak
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur melalui TMMD diharapkan tidak berhenti pada tersedianya jalan secara fisik. Lebih jauh, akses tersebut diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi dan membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi desa.
“Kita berharap jalan ini nantinya bisa menunjang kegiatan masyarakat, termasuk mobilitas dan distribusi hasil pertanian. Mudah-mudahan manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” katanya.
Pembangunan akses menuju Situs Cibedug juga dinilai dapat menjadi bagian dari upaya mengenalkan potensi sejarah dan budaya yang dimiliki wilayah Citorek. Kemudahan akses diharapkan membuat kawasan tersebut lebih terbuka tanpa mengabaikan upaya menjaga keberadaan situs.
“Harapannya bukan hanya jalannya yang terbangun, tetapi potensi yang ada di wilayah ini juga semakin berkembang. Tentunya tetap dengan memperhatikan kelestarian kawasan. Kita ingin pembangunan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkas. (mulyana)

















