SATELITNEWS.COM, SERANG–Wali Kota Serang Budi Rustandi melantik 43 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Serang. Perombakan tersebut mencakup 15 pejabat pimpinan tinggi pratama, 17 pejabat administrator, 10 pejabat pengawas, dan satu pejabat fungsional.
Budi menegaskan, rotasi, mutasi, dan promosi tersebut merupakan bagian dari strategi mempercepat pelaksanaan program dan visi-misi pemerintahannya bersama Wakil Walikota Serang Nur Agis Aulia.
“Keputusan pengangkatan ini bukan sekadar seremonial atau pergantian posisi, melainkan sebuah amanah, kepercayaan, dan tanggung jawab besar yang diberikan negara kepada saudara-saudara untuk memimpin serta memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kota Serang,” ujar Budi dalam arahannya di Lapangan Puspemkot Serang, Senin (12/10).
Menurut Budi, penempatan pejabat dilakukan berdasarkan kebutuhan program dan strategi pemerintah daerah. Karena itu, pejabat yang baru dilantik diminta segera beradaptasi, menghadirkan inovasi, serta menetapkan target kerja yang terukur.
Ia menekankan, keberhasilan pejabat tidak cukup dinilai dari kemampuan menjalankan rutinitas birokrasi. Setiap organisasi perangkat daerah (OPD) harus mampu menerjemahkan program pemerintah menjadi hasil nyata yang dapat dirasakan masyarakat.
“Saya ingin saudara-saudara menghadirkan inovasi, menyusun konsep, dan menetapkan target yang jelas. Kita ingin program-program yang telah direncanakan dapat berjalan dengan cepat,” tegasnya.
Baca Juga: Tujuh ASN Dilantik, Bupati Zakiyah : Kerja Jangan Selalu Nunggu Arahan
Budi juga mengingatkan seluruh pejabat agar mengikuti arahan kepala daerah dan bekerja dalam satu kesatuan pemerintahan. Ia menegaskan tidak boleh ada pengelompokan berdasarkan kedekatan atau kubu tertentu di lingkungan Pemkot Serang.
“Saya juga mengingatkan kepada seluruh OPD bahwa pelantikan hari ini merupakan keputusan saya sebagai Wali Kota Serang dengan kewenangan yang saya miliki,” katanya.
Ia bahkan meminta pejabat yang tidak menerima keputusan mutasi agar menyampaikan keberatan secara langsung kepadanya.
“Apabila ada yang merasa tidak nyaman atau tidak menerima keputusan pelantikan ini, silakan menghadap langsung ke ruangan saya dengan membawa surat pengunduran diri,” ujarnya.
Di antara sejumlah pejabat yang dilantik, Budi memberikan perhatian khusus kepada Wahyu Nurjamil yang kini menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Serang.
Ia meminta Wahyu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) secara konsisten mulai 2027 dan tahun-tahun berikutnya. Menurutnya, optimalisasi pendapatan menjadi salah satu kunci untuk mempercepat pembangunan dan mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer pemerintah pusat.
Baca Juga: Dadang Hartanto Jadi Kapolda Metro Jaya, Hendra Kurniawan Jabat Kapolda Banten
Budi meminta Bapenda tidak hanya mengandalkan sumber pendapatan yang selama ini sudah berjalan, tetapi juga menggali potensi penerimaan lain yang masih dapat dioptimalkan.
“Cari potensi-potensi pendapatan lain yang masih bisa dioptimalkan agar saya dan seluruh masyarakat Kota Serang dapat merasakan hasil pembangunan, baik di bidang infrastruktur, pendidikan, maupun kesehatan,” katanya.
Ia juga meminta Wahyu melaporkan perkembangan pendapatan daerah secara langsung kepadanya.
Selain PAD, Budi menyoroti sektor ketenagakerjaan dengan menunjuk Ina Linawati sebagai Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans). Ia menepis anggapan bahwa penempatan Ina merupakan penurunan posisi atau penugasan yang kurang strategis setelah sebelumnya menjabat Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
Menurut Budi, Disnakertrans memiliki peran penting dalam menekan angka pengangguran melalui berbagai program ketenagakerjaan dan penguatan investasi.
Ia menilai, masuknya investasi ke Kota Serang harus diikuti dengan kemampuan pemerintah daerah memastikan investasi tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam membuka lapangan kerja.
“Dinas Ketenagakerjaan di era pemerintahan saya bersama Pak Agis, begitu juga seluruh dinas yang ada di Pemerintah Kota Serang, bukanlah dinas buangan. Ingat, di dalamnya ada program untuk mengurangi angka pengangguran,” tegasnya.
Budi berharap, upaya menekan angka pengangguran dapat berjalan maksimal sehingga turut berdampak terhadap penurunan angka kemiskinan.
Perhatian lainnya diberikan kepada Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) yang baru, Diat Hermawan. Budi meminta Dishub segera memeriksa dan memantau berbagai potensi pendapatan daerah di sektor perhubungan, terutama perparkiran.
Ia meminta Dishub berkoordinasi dengan Bapenda untuk mengidentifikasi potensi penerimaan yang bisa dioptimalkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Kepada kepala Dishub yang baru, saya minta segera melakukan pengecekan dan monitoring terhadap potensi pendapatan daerah, termasuk parkir dan potensi lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang, Murni, memastikan seluruh pejabat yang dilantik telah mendapatkan persetujuan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Ia merinci, dari 15 pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik, sebanyak 14 orang menjalani mutasi dan satu orang mendapatkan promosi jabatan.
Sementara itu, dari 17 pejabat administrator, terdapat 10 orang yang dimutasi dan tujuh orang dipromosikan. Adapun pada jabatan pengawas, delapan orang menjalani mutasi dan dua orang mendapatkan promosi. Satu orang lainnya dilantik untuk jabatan fungsional.
“Jabatan tinggi pratama 15, kemudian untuk jabatan administrator 17 orang, jabatan pengawas 10 orang, dan jabatan fungsional itu satu orang,” ujar Murni saat diwawancarai.
Menurutnya, proses penataan jabatan dilakukan melalui pembahasan di Komite Talenta sebelum hasilnya dilaporkan kepada pejabat pembina kepegawaian (PPK).
“Untuk persetujuan tidak begitu sulit, tetapi untuk dibahas di Komite Talenta itu yang membutuhkan pertimbangan-pertimbangan dari ketua Komite Talenta. Saat ini ketuanya Pak Sekda. Kemudian, kami laporkan kepada PPK,” jelasnya.
Ia menegaskan, seluruh nama yang dilantik telah melalui pembahasan dan pertimbangan sebelum ditetapkan oleh Walikota Serang.
“Ini sudah didiskusikan, sudah dibahas di Komite Talenta. Semuanya sudah sesuai dan akhirnya tidak ada yang ditolak oleh BKN. Semuanya mendapatkan rekomendasi,” katanya.
Murni juga memastikan, saat ini tidak terdapat jabatan pimpinan tinggi pratama atau eselon II yang kosong di lingkungan OPD Pemkot Serang.
Meski demikian, kekosongan jabatan masih ditemukan di tingkat wilayah, khususnya kelurahan. Ia juga menyebutkan, potensi kekosongan berikutnya dapat terjadi seiring adanya pejabat yang memasuki batas usia pensiun (BUP).
“Mungkin nanti akan menghadapi BUP, batas usia pensiun, pada 1 November untuk Kepala Dinas Perpustakaan,” ungkapnya. (rmg)
Berikut 15 pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik:
1. Wahyu Nurjamil sebagai Kepala Bapenda, sebelumnya Kepala DinkopUKMperindag.
2. Imam Rana Hardiana sebagai Kepala Kesbangpol, sebelumnya Kepala Bapenda.
3. Novriadi Eka Putra sebagai Kepala DinkopUKMperindag, sebelumnya Kepala Kesbangpol.
4. Zeka Bachdi sebagai Kepala Dindikbud, sebelumnya Kepala Disparpora.
5. Ahmad Nuri sebagai Kepala Disparpora, sebelumnya Kepala Dindikbud.6. Subagyo sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda I), sebelumnya Asda III.
7. Anton Gunawan sebagai Kepala BPBD, sebelumnya Asda I.
8. Diat Hermawan sebagai Kepala Dishub, sebelumnya Kepala BPBD.
9. Dul Barid sebagai Kepala DPMPTSP, sebelumnya Kepala Dishub.
10. Arif Rahman Hakim sebagai Kepala DPKP, sebelumnya Kepala DPMPTSP.
11. Muhammad Ibra Gholibi sebagai Kepala DPUPR, sebelumnya Kepala DPKP.
12. Iwan Sunardi sebagai Asisten Administrasi Umum (Asda III), sebelumnya Kepala DPUPR.
13. Yusup Supranto sebagai Kepala BPKAD, sebelumnya Sekretaris BPKAD.
14. Ina Linawati sebagai Kepala Disnakertrans, sebelumnya Kepala BPKAD.
15. Mochamad Poppy Nofriadi sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, sebelumnya Kepala Disnakertrans. (ACG).

















