SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Kawanan pencuri berhasil membawa kabur mobil, sepeda motor hingga tiga unit handphone dari rumah warga di Jalan Jombang Raya, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Para penghuni rumah tengah tertidur lelap saat peristiwa itu terjadi.
Korban, Vieronika menuturkan aksi pencurian tersebut diduga dilakukan oleh empat orang yang datang menggunakan sepeda motor.
“Pencuriannya Jumat 9 Oktober 2026 sekitar jam 2 pagi dini hari,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (11/10).
Pelaku diduga masuk melalui jendela yang cukup lebar untuk dilewati seseorang. Vieronika mengaku belum sempat memasang teralis pada jendela tersebut karena rumahnya baru ditempati kurang dari dua bulan.
“Pencuri masuk lewat jendela yang emang muat masuk orang, kita baru pindah belum ada dua bulan jadi masih belum sempat pasang teralis atau renov yang lain,” katanya.
Dalam menjalankan aksinya, pelaku diduga terlebih dahulu mengambil tas milik suami korban. Tas tersebut berisi kartu-kartu, uang, serta kunci kendaraan yang disimpan menjadi satu.
Baca Juga: Layanan Keliling Tangerang Selatan Senin 12 Oktober 2026, Cek Lokasi, Syarat dan Biayanya
Setelah mendapatkan kunci kendaraan, pelaku diduga dengan mudah membawa kabur mobil dan sepeda motor milik korban. Selain kendaraan, tiga ponsel yang berada di atas meja kamar turut raib. Satu ponsel milik suami korban lainnya tidak ikut dibawa karena tertindih saat ia tidur.
“Mereka masuk rumah ambil tas suami berisi kartu, uang, semua kunci kendaraan jadi satu, ambil 3 handphone hanya tersisa1 milik suami karena tertindih saat tidur. Sedangkan 3 handphone yang lain ada di meja kamar,” jelasnya.
Vieronika mengaku baru menyadari adanya pencurian setelah mendengar suara alarm sepeda motor. Begitu mendengar suara motor, Vieronika segera membuka pintu rumah dan mendapati sepeda motornya sudah tidak ada.
“Begitu notice suara motor, saya langsung buka pintu yang saya sadar hanya motor hilang,” katanya.
Kata dia, sang suaminya sempat berlari mengejar ke depan rumah sebelum akhirnya kembali ke rumah lantaran ingin mengejar pelaku menggunakan mobil. Namun, saat itulah mereka menyadari bahwa mobil yang terparkir juga telah raib.
“Saat suami sempet lari ke depan dia kembali dengan pemikiran mau kejar pakai mobil dan di sini kita baru sadar ternyata mobil juga tidak ada,” ungkapnya.
Baca Juga: Penanganan Banjir Pondok Aren Digarap, Turap dan Pompa Dipasang di Tiga Lokasi
Adapun barang-barang yang dilaporkan hilang meliputi satu unit mobil Suzuki Fronx, satu unit sepeda motor Yamaha XMAX, tiga ponsel yakni iPhone 15 Pro Max, Huawei, dan Vivo, uang tunai sebesar Rp1 juta, serta sebuah sepeda anak jenis pushbike merek Icycle. Menurutnya, berdasarkan rekaman kamera pengintai CCTV, pelaku berjumlah empat orang dan langsung berbagai tugas sebelum menjalankan aksinya.
“Pelakunya empat orang mengendarai sepeda motor. Dua orang masuk, sisanya mengawasi dari luar rumah,” sebutnya.
Ia juga mengaku, salah satu pelaku diduga membawa benda menyerupai senjata api (senpi) berdasarkan hasil rekaman CCTV. Saat itu juga suami Vieronika langsung melaporkannya ke Mapolsek Pondok Aren.
“Suami langsung ke kantor polisi, saya cek kondisi dalam rumah dan apa saja yang hilang. Kemudian polisi sudah datang dan olah TKP,” bebernya.
Vieronika menambahkan, setelah kejadian tersebut, ia mengetahui adanya sejumlah warga di sekitar tempat tinggalnya yang mengalami kejadian serupa atau nyaris menjadi korban pencurian.
“Ternyata ada beberapa dari temen-temen di sekitar sini yang mengalami hal serupa atau hampir saja terjadi. Diduga ada beberapa pelaku yang hampir sama menurut kami sebagai korban,” paparnya.
Kata Vieronika, berdasarkan informasi yang diterimanya, dugaan aksi pencurian serupa kembali terjadi sekitar pukul 03.30 WIB di rumah seseorang bernama Wenny, yang berada di Jalan Raya Serpong, kawasan Pondok Jagung, Tangerang Selatan.
Vieronika berharap polisi dapat mengusut tuntas kasus tersebut, mengidentifikasi para pelaku. Ia juga berharap aparat meningkatkan upaya pencegahan agar warga dapat merasa aman di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
“Saya berharap dengan adanya kasus saya di sini, pihak berwenang bisa mengusut tuntas kasus yang sudah sangat merugikan ini. Sebagai warga negara saya harap bisa aman tenang tidur nyenyak tanpa ada kekhawatiran,” jelasnya.
Kapolsek Pondok Aren, Kompol Anne Rose Agrippina Putri belum merespon terkait aksi pencurian tersebut saat dihubungi melalui pesan melalui WhatsApp. (eko)



















