SATELITNEWS.COM, SERANG – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Provinsi Banten, pada tahun anggaran 2023 nanti merencanakan pelaksanaan kegiatan proyek pembangunan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) yang nilainya mencapai Rp304 Miliar.
Paket jumbo itu, dalam pelaksanaannya nanti diduga akan dipecah menjadi 1.600 paket kecil, sehingga tidak menggunakan metode tender melainkan Penunjukkan Langsung (PL).
Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16 tahun 2018 tentang, pengadaan barang/jasa pemerintah menyebutkan, untuk mekanisme lelang dengan besaran dibawah RP200 juta bisa menggunakan Penunjukkan Langsung (PL), sedangkan di atas itu melalui metode tender.
Terkait dengan dugaan pemecahan paket ‘jumbo’ itu, PJ Gubernur Banten Al Muktabar mengaku, semua mekanisme pengadaan ada aturannya masing-masing.
Kepada awak media, dirinya menyampaikan akan melihat metode proyek itu seperti apa. Adapun untuk 1.600 titik itu, Al melihat itu merupakan item teknis yang sudah direncanakan berdasarkan ketentuan pembiayaan maupun perencanaan lainnya.
“Sehingga, bila itu memang secara desain implementasinya sesuai tata urut mulai dari perencanaannya yang RKPD, lalu KUA PPAS dan menjadi RAPBD, review kementerian, menjadi APBD dan keputusan kita bersama,” ujar Al Muktabar, Rabu (23/11/2022).
Baca Juga: Damenta Kosongkan Posisi Pj Sekda Banten
“Kita ingin, semua pihak mengawasi itu, karena pengawasan itu sangat penting,” sambungnya.
Al juga mengaku dirinya akan melihat lebih rigit terkait dengan perencanaan kegiatan tersebut.
Namun, sepanjang semuanya sesuai dengan mekanisme urutan sesuai dengan peraturan perundang-undangan maka itulah yang dijadikan dokumen dasar kegiatan tersebut.
“Adapun titik-titik itu yang menjadi sasaran, itu merupakan sarana teknis,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Draft Rancangan APBD Banten tahun 2023 yang akan dilakukan finalisasi dan pleno DPRD Banten, Selasa tanggal 22 November (hari ini, red) terdapat pos anggaran sekitar Rp304 Miliar yang akan digunakan untuk program peningkatan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) seperti pembangunan jalan lingkungan, gedung balai desa/pertemuan, pengaspalan dan lain-lain yang tersebar di delapan kabupaten/kota.
Informasi dihimpun, program peningkatan PSU di RAPBD Banten tahun 2023 tersebut, sebanyak 1.600 paket, dengan nominal satu paket Rp190 juta, total proyek Rp304 Miliar. (mg2)
Baca Juga: Pj Gubernur Soroti Kinerja Plt Kadis, Dianggap Kurang Efektif
























