SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Terjadinya kecelakaan lalu lintas dengan melibatkan kendaraan berat yakni truk kontainer membuat anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi PKS Ridwan Akbar prihatin. Dia menilai, Pemkot Tangerang harusnya mempunyai aturan terkait aturan jam operasional bagi truk bermuatan berat.
“Pemkot Tangerang terutama Dinas Perhubungan seharusnya membuat aturan jam operasional untuk mobil-mobil bermuatan berat seperti ini,” ujar pria yang juga anggota Komisi I tersebut. Dia mengatakan, harus ada pembatasan jam lintas kendaraan berat. “Terutama di jam-jam yang lalu lintasnya padat. Sehingga pengemudi kendaraan besar tidak bisa sembarangan lewat,” ujarnya.
Korban Selamat
Sementara Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menyatakan, empat korban yang mengalami kecelakaan tabrak lari truk kontainer dinyatakan selamat. Sementara pelaku hingga saat ini masih dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IDG) RSUD Kabupaten Tangerang.
“Dari hasil pengecekan kita, sampai saat ini ada 4 korban, 3 perempuan dan 1 laki-laki dan saat ini dirawat di RS EMC,”Ungkapnya, Kamis (31/10). “Sementara pelaku yakni sopir truk saat ini tengah dirawat di IGD RSUD Kabupaten Tangerang,”ucapnya.
Kata Zain, pihaknya saat ini masih melakukan olah TKP terkait kecelakaan yang melibatkan sopir truk kontainer dan sejumlah pengendara. “Fokus kita melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban-korban, kemudian mendatakan korban-korban termasuk barang bukti maupun evakuasi truk kontainer,”ucapnya.
Baca Juga: DPRD Imbau Warga Kota Tangerang Waspada Abu Vulkanik GAK
Ia menyebut perawatan medis terhadap seluruh korban sudah ditanggung. Pihaknya sudah bekerja sama dengan Jasa Raharja untuk penanganan para korban. “Sehingga korban-korban tidak perlu khawatir karena ada yang menjamin,”katanya.
Sementara salah satu pegawai di RS EMC membenarkan bahwa ke 4 korban tabrak lari dirawat di RS tersebut. Di antaranya 3 perempuan berinisial N (61), R (17), D (17) dan 1 laki-laki berinisial (C). “Dua korban sudah kembali pulang ke rumah, sementara 2 lainnya masih dalam perawatan medis,”katanya. (hafiz)
























