Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Abu Anak Krakatau Tutup Bandara Soekarno-Hatta, 22.798 Penumpang Terdampak

Oleh Made Nusantara
Minggu, 6 Sep 2026 16:05 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangerang, Metro Tangerang
Abu Anak Krakatau Tutup Bandara Soekarno-Hatta, 22.798 Penumpang Terdampak

KENA DAMPAK: Kondisi Bandara Soekarno-Hatta yang kena dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. ISTIMEWA

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Sebanyak 22.798 penumpang terdampak akibat penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9/2026). Operasional penerbangan dihentikan setelah abu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau masih terdeteksi di sekitar bandara.

Penutupan yang semula dijadwalkan hingga pukul 05.30 WIB diperpanjang menjadi 09.30 WIB. Namun, hingga waktu tersebut bandara belum dapat kembali beroperasi sehingga masa penutupan kembali diperpanjang hingga 13.30 WIB.

Berdasarkan pembaruan Notice to Airmen (NOTAM), operasional Bandara Soekarno-Hatta diperkirakan baru dapat dibuka kembali setelah pukul 17.30 WIB.

Akibat kondisi tersebut, sebanyak 209 pergerakan penerbangan terdampak. Rinciannya, 160 penerbangan domestik, 39 penerbangan internasional, dan 10 penerbangan kargo. Jumlah penumpang yang terdampak mencapai 22.798 orang.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Lukman F Laisa mengatakan penyesuaian operasional penerbangan masih dilakukan secara dinamis mengikuti perkembangan kondisi di lapangan. “Penyesuaian operasional penerbangan akan terus dilakukan secara dinamis berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan,” kata Lukman, Minggu (6/9/2026).

Di area apron, sebanyak 170 pesawat juga berada dalam kondisi remain overnight atau disiagakan. Pesawat tersebut terdiri atas 66 unit di Terminal 1, 51 unit di Terminal 2, 49 unit di Terminal 3, dan empat unit di area kargo. Lukman memastikan pesawat yang berada di area bandara dalam kondisi aman.

Baca Juga: Tangani Gempa 7,7 di NTT, 137 Personel Polri Diberangkatkan dari Bandara Soetta

Keputusan menghentikan operasional penerbangan diambil setelah pemeriksaan menunjukkan adanya indikasi abu vulkanik di area bandara. Pemeriksaan pertama dilakukan pada pukul 00.35-01.05 WIB menggunakan metode paper test. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya indikasi sebaran abu vulkanik.

Pemeriksaan kembali dilakukan Stasiun Meteorologi Kelas I Soekarno-Hatta pada pukul 06.05-06.35 WIB. Hasilnya masih menunjukkan indikasi abu vulkanik. Kondisi tersebut membuat pembukaan kembali bandara harus menunggu perkembangan situasi di lapangan. Keselamatan penerbangan menjadi pertimbangan utama sebelum operasional dinyatakan aman untuk dilanjutkan.

BeritaTerbaru

Gubernur Banten Andra Soni, meninjau aktivitas GAK di PVMBG, Minggu (6/9/2026). (ISTIMEWA)

Pemprov Banten Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Minggu, 6 Sep 2026 21:14 WIB
Kepala Dindikpora Kabupaten Pandeglang, Sutoto. (ISTIMEWA)

Erupsi GAK Terus Meningkat, Sekolah di Pandeglang Berlakukan BDR

Minggu, 6 Sep 2026 20:14 WIB
BERSIHKAN ABU -- Seorang warga di Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang, sedang membersihkan sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026). (MARDIANA/SATELITNEWS.COM)

Abu Vulkanik Erupsi GAK Hujani Pandeglang, Bupati Dewi: Gunakan Masker dan Kacamata

Minggu, 6 Sep 2026 20:10 WIB
DPRD Imbau Warga Kota Tangerang Waspada Abu Vulkanik GAK

DPRD Imbau Warga Kota Tangerang Waspada Abu Vulkanik GAK

Minggu, 6 Sep 2026 19:54 WIB

Gangguan penerbangan sebenarnya telah terjadi sebelum penutupan penuh diberlakukan. Data pemantauan hingga Sabtu (5/9/2026) pukul 22.00 WIB mencatat 33 penerbangan terdampak. Untuk penerbangan internasional, sebanyak 16 penerbangan dibatalkan, tujuh ditunda, dan lima dijadwalkan kembali. Rute yang terdampak antara lain Singapura, Hong Kong, Sydney, Seoul/Incheon, Doha, Amsterdam, dan Kuala Lumpur.

Pada penerbangan domestik, empat penerbangan dibatalkan dan satu penerbangan dialihkan. Rute yang terdampak antara lain Lampung, Denpasar, dan Surabaya. Di tengah ketidakpastian jadwal penerbangan, pengelola bandara mengaktifkan prosedur penanganan penumpang terdampak melalui Service Recovery Activation (SRA). Penumpang terdampak disiapkan makanan dan minuman ringan. Bus juga disediakan untuk mengantar penumpang menuju hotel melalui koordinasi dengan maskapai penerbangan.

Sejumlah area khusus di terminal turut disiapkan bagi penumpang yang masih menunggu kepastian penerbangan. Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim mengatakan mekanisme penanganan serupa juga disiapkan di bandara lain yang terkena dampak berantai akibat penutupan Soekarno-Hatta dan Bandara Radin Inten II Lampung.

“Di bandara-bandara lainnya SRA juga akan dijalankan bagi penumpang yang terdampak efek berantai dari status Aerodrome Closed di Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Radin Inten II Lampung,” ujar Arie.

Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Tetapkan Tarif TransJakarta Blok M-Bandara Soetta Rp 15 Ribu

Otoritas bandara mengingatkan calon penumpang untuk tidak hanya berpatokan pada jadwal penerbangan yang telah diperoleh sebelumnya. Perubahan jadwal dapat terjadi mengikuti perkembangan kondisi abu vulkanik. Pengguna jasa diminta memeriksa status penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum menuju bandara. Informasi kebandarudaraan juga dapat diperoleh melalui Contact Center InJourney Airports 172.

Penutupan bandara dilakukan karena abu vulkanik bukan sekadar persoalan jarak pandang. Material vulkanik yang masuk ke jalur penerbangan dapat mengganggu mesin dan sejumlah sistem pesawat. Partikel abu yang sangat halus tetapi bersifat abrasif dapat terbawa angin jauh dari sumber erupsi. Ketika masuk ke mesin jet, material yang mengandung silikat dapat meleleh akibat temperatur tinggi.

Material tersebut kemudian dapat menempel dan membeku pada bagian mesin yang lebih dingin. Kondisi itu berpotensi mengganggu aliran udara dan menurunkan kinerja mesin. Dalam keadaan tertentu, gangguan tersebut dapat menyebabkan compressor stall, kehilangan daya dorong, hingga flameout atau padamnya mesin.

Abu vulkanik juga dapat mengikis permukaan pesawat, termasuk kaca kokpit dan bilah kipas kompresor. Instrumen navigasi dan sistem operasional pesawat juga dapat terdampak. Karena itu, keberadaan abu vulkanik di jalur penerbangan dapat menjadi alasan bagi otoritas untuk menunda, mengalihkan, atau menghentikan sementara penerbangan.

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara masih memantau perkembangan sebaran abu vulkanik bersama pengelola bandara, operator penerbangan, penyelenggara navigasi penerbangan, dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Sementara, waktu pembukaan kembali Bandara Soekarno-Hatta masih bergantung pada kondisi abu vulkanik dan hasil pemantauan keselamatan penerbangan. (ari)

Tags: 22.798 Penumpang TerdampakAbu Anak Krakatau Tutup Bandara Soekarno-Hattabandara soekarno-hatta
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku
Headline

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Minggu, 6 Sep 2026 17:27 WIB
MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Gubernur Banten Andra Soni, menyampaikan keterangan kepada wartawan, usai melalukan rakor dengan PVMBG dan stakeholders terkait lainnya. (ISTIMEWA)
Banten Region

Pantau PGA GAK di Pasauran, Gubernur Andra Tegaskan Hal Ini

Minggu, 6 Sep 2026 17:21 WIB
Ilustrasi erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. (ISTIMEWA)
Banten Region

Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus, 14 Letusan Tercatat Sejak 4 September

Minggu, 6 Sep 2026 16:39 WIB
Gubernur Banten, Andra Soni. (ISTIMEWA)
Banten Region

Waspada Sebaran Abu Vulkanik GAK, Masyarakat Diminta Gunakan Masker

Minggu, 6 Sep 2026 15:57 WIB
Gelar Konsolidasi, PKB Kota Tangerang Bidik Minimal 7 Kursi di Pemilu 2029
Kota Tangerang

Gelar Konsolidasi, PKB Kota Tangerang Bidik Minimal 7 Kursi di Pemilu 2029

Minggu, 6 Sep 2026 15:50 WIB
MENGAMANKAN BBL : Ratusan Ribu BBL dan satu tersangka dugaan penyelundupan BBL, diamankan di Mapolda Banten. (ISTIMEWA)
Banten Region

Tim Ditreskrimsus Polda Banten Gagalkan Upaya Penyelundupan 150 Ribu Ekor BBL

Minggu, 6 Sep 2026 15:46 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Pemkot Tangerang Gelar Uji Emisi Kendaraan Gratis 8–9 September

Pemkot Tangerang Gelar Uji Emisi Kendaraan Gratis 8–9 September

Rabu, 2 Sep 2026 15:48 WIB
SIM Keliling Kota Tangerang Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Kota Tangerang Selasa 1 September, Cek Lokasinya

Selasa, 1 Sep 2026 08:23 WIB
PT PWI 6 Hengkang, Wabup Lebak Sentil Pengganggu Investasi

PT PWI 6 Hengkang, Wabup Lebak Sentil Pengganggu Investasi

Kamis, 3 Sep 2026 18:32 WIB
SELESAI DIBANGUN : Daerah Irigasi di Desa Bojongpandan, Kecamatan Tunjungteja, Kabupaten Serang, selesai dibangun. DI tersebut, belum difungsikan untuk mengalirkan air ke lahan pertanian seluas 250 hektare. (ISTIMEWA)

Anggaran Pembangunan Irigasi Capai Rp520,83 Miliar, Dibiayai APBN dan APBD Banten

Kamis, 3 Sep 2026 11:57 WIB
Aktivis Peduli Sungai di Tangerang Tolak Wacana Rusun di Atas Sungai, Sebut Ide Konyol

Aktivis Peduli Sungai di Tangerang Tolak Wacana Rusun di Atas Sungai, Sebut Ide Konyol

Senin, 31 Agu 2026 08:21 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.