Rabu, 9 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Minggu, 6 Sep 2026 17:27 WIB
Rubrik Headline, Nasional
Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Citra satelit sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau pada pukul pukul 08.00 WIB, Minggu (06/09/2026), yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Erupsi Gunung Anak Krakatau berjenis strombolian akibat magma cair dengan tekanan gas sedang. Episode erupsi menerus yang berlangsung sekitar 25 jam telah berakhir, tetapi aktivitas vulkanik masih tinggi sehingga status Siaga tetap berlaku.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani menjelaskan karakter tersebut dalam konferensi pers, Minggu (6/9). Erupsi strombolian ditandai letusan-letusan kecil yang berulang secara teratur dan dapat melontarkan lava pijar, bom vulkanik, serta lapili ke udara.

“Untuk letusan Gunung Anak Krakatau ini jenisnya strombolian akibat magma cair dengan tekanan gas sedang. Jadi, terjadi letusan-letusan kecil yang berulang secara teratur,” kata Teuku.
Aktivitas Gunung Anak Krakatau meningkat sejak awal Juli. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status gunung tersebut dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) pada 2 Juli 2026.

Berdasarkan rekaman instrumental PVMBG, episode gempa erupsi menerus mulai tercatat pada Jumat (4/9) pukul 23.07 WIB dan berhenti pada Minggu (6/9) pukul 00.04 WIB. Selama periode tersebut, erupsi disertai semburan lava atau lava fountain, suara gemuruh, dan dentuman.

Setelah episode tersebut berakhir, PVMBG mencatat satu erupsi susulan bertipe strombolian pada pukul 03.53 WIB dengan durasi sekitar 30 detik. Erupsi tersebut untuk sementara diinterpretasikan sebagai penanda akhir episode sebelumnya.

Beberapa erupsi masih terpantau hingga Minggu pagi, meski frekuensinya mulai menurun dibandingkan aktivitas pada 4 September malam. Penurunan amplitudo seismik juga terlihat pada 6 September.

Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Belum Tenang Meski Aktivitas Erupsi Menurun

Namun, Kepala PVMBG Siti Sumilah Rita Susilawati menegaskan kondisi tersebut belum dapat diartikan sebagai berhentinya aktivitas vulkanik. “Bahwa dinamikanya masih sangat tinggi sehingga penurunan ini belum tentu menunjukkan bahwa aktivitasnya terhenti seperti itu,” ujar Siti.

Pemantauan instrumental menunjukkan energi aktivitas vulkanik yang diukur melalui rerata amplitudo RSAM (Real-time Seismic Amplitude Measurement) sempat meningkat pada 5 September, sebelum menunjukkan tren penurunan pada 6 September. Data tiltmeter Stasiun Tanjung juga masih menunjukkan kecenderungan inflasi sejak awal Agustus, sedangkan Stasiun Lava93 mencatat pola yang relatif mendatar.

BeritaTerbaru

MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Kapolda Banten Irjenpol Hengki menyampaikan keterangan kepada wartawan. (ISTIMEWA)

Belum Ditemukan, 250 Personel Dikerahkan untuk Mencari Wartawan Hilang

Rabu, 9 Sep 2026 15:31 WIB
MENDATANGI POS SAR : Kapolda Banten Irjenpol Hengki, mendatangi pos SAR untuk mengetahui perkembangan pencarian lima wartawan yang dikabarkan hilang. (ISTIMEWA)

Polda Banten Siapkan Pos Antemortem Dalam Pencarian Wartawan Hilang Kontak

Rabu, 9 Sep 2026 15:25 WIB
MELAKUKAN PENCARIAN : Tim gabungan, melakukan pencarian terhadap delapan orang, yang diduga hilang di perairan Selat Sunda. (ISTIMEWA)

Tim Gabungan Perluas Area Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang Kontak

Rabu, 9 Sep 2026 11:14 WIB
MEMIMPIN RAKOR : Gubernur Banten Andra Soni (kanan), memimpin rakor pemantauan aktivitas GAK. (ISTIMEWA)

Kasus ISPA Capai 4.500, Pemprov Banten Perpanjang PJJ

Rabu, 9 Sep 2026 10:00 WIB

PVMBG menilai potensi letusan susulan dalam beberapa waktu ke depan masih tergolong tinggi. Karena itu, pemantauan dilakukan secara terus-menerus dengan menggabungkan berbagai sumber data, antara lain MAGMA Indonesia, BMKG, citra satelit BMKG, serta sejumlah stasiun pengamatan.

Sementara itu, erupsi menghasilkan kolom dan sebaran abu vulkanik dalam jumlah besar. Berdasarkan pemantauan satelit Himawari dan Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) Darwin yang dikutip Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), abu terpantau mencapai sekitar FL480 atau 14,6 kilometer di atas permukaan laut, dengan arah dominan ke barat hingga barat daya.

Analisis BMKG pada Minggu (6/9) menunjukkan sebaran abu pada dua lapisan atmosfer dengan arah berbeda. Pada lapisan dari permukaan hingga sekitar 20.000 kaki atau 6,1 kilometer, abu bergerak ke arah timur laut hingga selatan, mencakup sebagian DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, serta perairan di sekitarnya.

Pada lapisan hingga sekitar 50.000 kaki atau 15,2 kilometer, abu bergerak ke arah barat daya hingga barat laut. Secara keseluruhan, sebarannya mencakup lima provinsi, yakni Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Lampung, dan Bengkulu.

Baca Juga: Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai Hari Ini

Enam bandar udara menangguhkan sementara operasional penerbangan pada Minggu, yang berdampak pada ratusan penerbangan, termasuk di sejumlah bandara utama yang melayani Jakarta. Di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, penghentian tersebut berdampak terhadap 301 penerbangan, termasuk 58 penerbangan internasional.

Dentuman dan getaran akibat aktivitas erupsi juga dilaporkan masyarakat di sejumlah wilayah Lampung, Banten, hingga Bandung. Fenomena tersebut diduga kuat berkaitan dengan aktivitas erupsi Anak Krakatau pada waktu yang sama.

Pada Minggu pukul 10.30 WIB, Siti mengatakan masih teramati gumpalan abu pekat yang terlepas dari kawah aktif dan bergerak di lapisan atmosfer atas. “Pada lapisan atas dengan ketinggian kurang lebih 50.000 feet, kami mengamati bahwa gumpalan abu pekat telah terlepas dari kawah aktif dan melayang ke arah barat daya melalui Samudra Hindia,” kata Siti.

Pada lapisan sekitar 20.000 kaki, emisi abu dari kawah Anak Krakatau terbawa angin ke arah barat. Sementara itu, sisa debu halus dari fase erupsi sebelumnya bergerak ke arah timur menuju perairan Selat Sunda bagian selatan.

Berdasarkan evaluasi tersebut, PVMBG mempertahankan tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau pada Level III (Siaga). Siti mengatakan status tersebut akan terus dievaluasi secara berkala dan tetap berlaku bersama seluruh rekomendasinya hingga diterbitkan laporan evaluasi berikutnya.

Masyarakat, wisatawan, maupun pendaki diminta tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas gunung. Potensi bahaya yang masih perlu diwaspadai antara lain lontaran batu pijar, hujan abu lebat, serta kemungkinan aliran lava apabila erupsi menerus kembali terjadi. Paparan abu juga dapat membahayakan kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan ibu hamil, sehingga masyarakat di wilayah terdampak diimbau menggunakan masker.

Gunung Anak Krakatau terbentuk setelah letusan dahsyat Gunung Krakatau pada 1883. Pada 2018, sebagian tubuh Anak Krakatau runtuh saat erupsi dan memicu tsunami yang menerjang pesisir Banten dan Lampung serta menewaskan lebih dari 400 orang. (rmg/xan)

Tags: fase erupsiGunung Anak Krakataustrombolian
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

SIM Keliling Jakarta Senin 7 September Hadir di 5 Lokasi
Nasional

SIM Keliling Jakarta Rabu 9 September, Cek Lokasinya

Rabu, 9 Sep 2026 07:46 WIB
Belum Daftar SLHS, 1.999 Dapur MBG Ditutup Sementara
Nasional

Belum Daftar SLHS, 1.999 Dapur MBG Ditutup Sementara

Rabu, 9 Sep 2026 07:42 WIB
Gunung Anak Krakatau Erupsi Empat Kali, Abu Mulai Menjauh
Nasional

Gunung Anak Krakatau Erupsi Empat Kali, Abu Mulai Menjauh

Rabu, 9 Sep 2026 07:23 WIB
BNPB Minta Anggaran Tambahan Rp 5,67 Triliun
Nasional

BNPB Minta Anggaran Tambahan Rp 5,67 Triliun

Rabu, 9 Sep 2026 07:19 WIB
Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar
Bisnis

Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar

Selasa, 8 Sep 2026 21:15 WIB
Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang
Headline

Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang Belum Padam

Selasa, 8 Sep 2026 19:53 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Inter Milan vs Napoli, Misi Inter Akhiri Puasa Kemenangan

Inter Milan vs Napoli, Misi Inter Akhiri Puasa Kemenangan

Jumat, 4 Sep 2026 07:51 WIB
Gunung Anak Krakatau Belum Tenang Meski Aktivitas Erupsi Menurun

Gunung Anak Krakatau Belum Tenang Meski Aktivitas Erupsi Menurun

Selasa, 8 Sep 2026 08:06 WIB
Wali Kota Tangerang Imbau Warga Waspada Abu Vulkanik GAK

Wali Kota Tangerang Imbau Warga Waspada Abu Vulkanik GAK

Minggu, 6 Sep 2026 12:35 WIB
YSH Bantah Isu Perpindahan Siswa Dampak Konflik dengan UIN Jakarta

YSH Bantah Isu Perpindahan Siswa Dampak Konflik dengan UIN Jakarta

Selasa, 8 Sep 2026 20:53 WIB
Pemkab Tangerang Targetkan 1.100 Aspontren Rampung Tiga Tahun

Pemkab Tangerang Targetkan 1.100 Aspontren Rampung Tiga Tahun

Selasa, 8 Sep 2026 17:54 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.