SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Tiga ruko yang menjual parfum, kue bakery, dan nasi goreng di Jalan Kelapa Gading Raya, Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang dilahap si jago merah, Senin (30/6) malam. Kebakaran yang diduga dipicu oleh korsleting listrik pada kabel sound system ruko parfum itu menyebabkan kerugian hingga Rp 200 juta.
Kepala Bidang Penyelamatan dan Pemadaman BPBD Kabupaten Tangerang, Agun Guntara, menjelaskan bahwa api mulai berkobar sekitar pukul 23.37 WIB. Menurut keterangan para saksi, percikan api pertama muncul dari ruko parfum, kemudian dengan cepat menyambar ke dua ruko di sebelahnya—yakni nasi goreng dan bakery.
“Awalnya timbul percikan api di sound system. Lalu, api membesar dan merembet ke ruko-ruko sebelahnya,” ujar Agun kepada Satelit News, Selasa (1/7).
Melihat kobaran api yang makin membesar dan menjalar cepat, salah satu pegawai toko langsung menghubungi BPBD Kabupaten Tangerang. Respon cepat pun dilakukan.
“Begitu mendapat laporan, kami langsung bergerak ke lokasi untuk lakukan pemadaman,” jelas Agun.
Untuk menjinakkan api yang melalap tiga ruko tersebut, BPBD Kabupaten Tangerang mengerahkan 16 personel dan 5 unit mobil pemadam, yang terdiri dari 4 personel dari Kelapa Dua, 4 personel dari Legok, 5 personel dari Mako Curug, 3 personel dari Summarecon, 3 unit mobil damkar pompa, dan 2 unit mobil tangki suplai.
Baca Juga: Bupati Tangerang: Pergantian Kepsek Harus Bawa Semangat dan Gagasan Baru
Setelah berjibaku selama satu jam, akhirnya petugas berhasil mengendalikan dan memadamkan api sepenuhnya. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa ataupun luka. Api berhasil kami padamkan,” tambah Agun.
Namun, kebakaran yang cukup besar ini menyebabkan kerugian materiil yang tak sedikit. Pemilik ruko ditaksir mengalami kerugian hingga Rp 200 juta, akibat seluruh isi bangunan dan dagangan yang hangus terbakar. (alfian/aditya)




















