SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Menanamkan kecintaan terhadap lingkungan sejak usia dini, ribuan siswa SD dan SMP di wilayah Kecamatan Sindang Jaya ambil bagian dalam kegiatan jalan sehat sambil memungut sampah. Kegiatan bertajuk “Ayo Tangerang Langit Biru, Generasi Bersih”, berlangsung di Lapangan Mini Soccer Cluster Abira Suvarna Sutera, Kecamatan Sindang Jaya, Kamis (9/10/2025).
Ketua Pelaksana sekaligus Jajaran Direksi Alam Sutera, Tri Tamtomo, menjelaskan bahwa kegiatan jalan sehat ini merupakan bentuk pendidikan kesehatan dan lingkungan untuk anak-anak sejak dini.
“Kurang lebih ada sekitar seribu anak yang mengikuti jalan sehat sambil memungut sampah di sepanjang jalur gerak jalan ini. Ini merupakan salah satu bentuk pendidikan karakter terhadap anak,” kata Tri Tamtomo kepada Satelit News, Kamis (9/10).
Selain jalan sehat, panitia juga membagikan paket sembako gratis kepada peserta dan menggelar aksi tanam pohon trembesi bersama unsur Forkopimda Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten.
“Selain jalan sehat, kami juga mengadakan bakti sosial dan penanaman pohon bersama. Tujuannya untuk menciptakan Tangerang Langit Biru,” ujarnya.
Di tempat yang sama, aktivis lingkungan asal Jerman yang dikenal sebagai Bule Sampah, Benedict Wementer, menyebut Sindang Jaya sebagai salah satu wilayah tercantik di Kabupaten Tangerang bahkan Indonesia. Namun ia mengungkapkan, bahwa masih banyak masyarakat yang belum menyadari pentingnya menjaga lingkungan, terutama dengan tidak membakar sampah.
Baca Juga: Dandim 0510/Tigaraksa Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI, Tekankan Prajurit Berjiwa PRIMA
“Itulah sebabnya saya merasa terpanggil untuk berkontribusi. Saya ingin mengajak masyarakat agar tidak membakar sampah,” ujar Bule Sampah.
Menurutnya, edukasi soal pengelolaan sampah harus ditanamkan sejak dini kepada generasi muda. Dari sanalah muncul gagasan kegiatan Jalan Santai Langit Biru yang bertujuan mengajak masyarakat hidup sehat sekaligus menjaga lingkungan.
“Anak-anak perlu dididik sejak dini. Kita harus ajarkan mereka agar tidak membakar sampah, tapi mengolahnya menjadi sumber energi yang bermanfaat,” tegasnya.
Gubernur Banten, Andra Sony, yang hadir membuka acara menyambut baik kegiatan ini. Ia menilai aksi seperti ini harus mendapat dukungan luas dan tidak sekadar menjadi seremoni.
“Ini kegiatan yang sangat positif dan harus terus didorong. Jangan hanya simbolis, tapi benar-benar mengedukasi masyarakat,” katanya.
Andra bahkan mengaku sempat merasa malu ketika hendak merokok di lokasi kegiatan, karena melihat semangat masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Baca Juga: Bupati Tangerang: Pergantian Kepsek Harus Bawa Semangat dan Gagasan Baru
“Ini jadi waktu terlama saya tidak merokok. Mudah-mudahan, saya bisa berhenti merokok karena kegiatan ini. Semoga gerakan ini terus berlanjut dan tidak berhenti di sini. Kepada masyarakat, mari kita jaga lingkungan dan jangan membakar sampah,” tutupnya. (alfian/aditya)




















