SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Diduga dalam pengaruh minuman beralkohol hingga mabuk berat, seorang pria bernama Deni (28), warga Perumahan Dasana Indah, Kelurahan Bojongnangka, Kecamatan Kelapa Dua, terperosok ke dalam parit sedalam lima meter saat mengendarai minibus di Jalan Pagedangan, Kecamatan Pagedangan, Selasa (11/11).
Salah satu saksi mata, Faisal, mengatakan sebelum kecelakaan terjadi, ia sempat melihat sebuah minibus berwarna hitam melaju dengan kecepatan tinggi. Tak lama kemudian, kendaraan tersebut menabrak besi pembatas jalan dan langsung terjun bebas ke dalam parit.
“Minibus hitam itu melaju dengan kecepatan tinggi sebelum menabrak trotoar dan pagar pembatas jalan. Akibatnya, kendaraan tersebut terjun bebas ke dalam parit,” kata Faisal kepada Satelit News, Selasa (11/11).
Menurutnya, benturan keras antara minibus dan pagar pembatas jalan menimbulkan suara ledakan cukup keras, sehingga warga sekitar langsung berdatangan ke lokasi. Melihat pengemudi tercebur ke parit, warga pun segera memberikan pertolongan.
“Warga sekitar segera memberikan pertolongan. Untungnya korban cepat dikeluarkan dari mobil,” ujar Faisal.
Korban Deni disebut mengalami luka cukup parah, terutama di bagian kepala dan kaki, dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, kendaraan minibus dievakuasi menggunakan alat berat setelah petugas kepolisian tiba di lokasi.
Baca Juga: Dandim 0510/Tigaraksa Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI, Tekankan Prajurit Berjiwa PRIMA
“Korban dibawa ke rumah sakit, sementara kendaraan sudah diangkat dengan alat berat setelah kami melapor ke Polsek Pagedangan,” tambahnya.
Saksi lain, Mahmud, menduga kuat bahwa korban mengemudi dalam keadaan mabuk berat. Sebab, menurutnya, kecelakaan terjadi di jalan yang sepi dan terang benderang, sehingga kecil kemungkinan terjadi karena faktor lain.
“Diduga sopir mabuk dan mengemudi dengan kecepatan tinggi. Karena tidak ada angin, tidak ada hujan, tiba-tiba saja menabrak pembatas,” ujar Mahmud.
Mahmud menambahkan, saat dievakuasi, kondisi korban tampak mengalami luka serius di kepala dan kaki, diduga akibat benturan keras ketika mobil menabrak pembatas lalu terjun ke dalam parit sedalam lima meter.
“Mobil sampai terbalik. Korban luka parah di kepala dan kaki,” katanya. (alfian/aditya)




















