SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Banyak orang masih menganggap gigi goyang sebagai hal yang wajar dan hanya dialami anak-anak saat pergantian gigi susu. Padahal, kondisi serupa juga bisa terjadi pada orang dewasa dan justru menjadi tanda peringatan serius yang tidak boleh diabaikan. Gigi yang tiba-tiba terasa longgar, meski tanpa benturan atau cedera, dapat mengindikasikan adanya gangguan pada jaringan penyangga gigi.
Pada orang dewasa, gigi goyang umumnya disebabkan oleh penyakit gusi atau periodontitis, yakni infeksi pada jaringan gusi yang merusak tulang penyangga di sekitar gigi. Jika dibiarkan tanpa penanganan, kondisi ini dapat terus memburuk hingga berujung pada tanggalnya gigi.
“Gigi yang goyang merupakan sinyal dari tubuh bahwa ada masalah serius pada gusi dan tulang penyangga gigi. Dengan penanganan yang tepat, gigi masih bisa diselamatkan,” jelas drg. R. A. Syanti W. Astuty, Sp.Perio, FISID, M.M., Dokter Gigi Spesialis Periodonsia di Bethsaida Hospital Dental Center Gading Serpong kepada satelitnews.com, Sabtu (27/12/2025).
Menurut drg. Syanti, kegoyangan gigi pada orang dewasa tidak bisa dianggap normal atau disamakan dengan kondisi pada anak-anak. Secara umum, kondisi ini dapat dipicu oleh berbagai faktor, seperti benturan atau kecelakaan, penyakit sistemik seperti diabetes melitus, penyakit gusi (periodontitis), hingga kebiasaan menggertakkan gigi atau bruxism.
Jika tidak segera ditangani, kegoyangan gigi dapat berujung pada kehilangan gigi secara permanen. “Tingginya prevalensi penyakit gusi di Indonesia yang mencapai 74 persen, dan lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria, membuat periodontitis tidak boleh dianggap remeh. Pemberian terapi yang tepat dapat mencegah kerusakan jaringan gusi dan tulang lebih lanjut serta menghindarkan pasien dari kehilangan gigi,” tambahnya.
Pemeriksaan dan Terapi yang Tepat
Baca Juga: CKG Kabupaten Tangerang Capai 1,876 Juta Warga, Lampaui Target Nasional
Penanganan gigi goyang pada orang dewasa memerlukan pemeriksaan profesional oleh dokter gigi. Tindakan yang dilakukan dapat berupa scaling, splinting atau pengikatan gigi yang goyang, hingga operasi periodontal, tergantung pada penyebab dan tingkat keparahan kondisi.
Selain perawatan medis, perawatan di rumah juga berperan penting untuk mencegah perburukan, seperti menyikat gigi dengan lembut, menggunakan benang gigi, berkumur dengan air garam, serta mengonsumsi makanan bertekstur lunak.
Setelah pemeriksaan menyeluruh, dokter gigi akan menentukan terapi yang sesuai, di antaranya:
• Stabilisasi gigi, dengan menyambungkan gigi yang goyang ke gigi lain sebagai penopang.
• Pembersihan gigi, untuk menghilangkan plak dan karang gigi yang merusak gusi dan tulang.
• Perawatan jaringan, guna memperbaiki atau merangsang pertumbuhan tulang yang rusak.
Baca Juga: Sempat Diamuk Warga, Dua Terduga Pelaku Curanmor di Cikupa Diamankan Polisi
• Penyesuaian gigitan, agar tekanan pada gigi lebih seimbang dan tidak memperparah kerusakan.
“Gigi goyang masih bisa diperbaiki dengan penanganan yang tepat. Pemeriksaan sejak dini sangat membantu mencegah masalah yang lebih besar di kemudian hari,” ujar drg. Syanti.
Pencegahan Sederhana, Dampak Maksimal
Menjaga kesehatan gigi dan gusi, menurut drg. Syanti, tidak hanya bergantung pada perawatan medis, tetapi juga kebiasaan sehari-hari. Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain menyikat gigi dengan teknik yang benar dua kali sehari, rutin melakukan scaling minimal setiap enam bulan, menghindari kebiasaan menggigit benda keras atau menggertakkan gigi, serta mengelola kadar gula darah dengan baik, khususnya bagi penderita diabetes.
“Kebiasaan sederhana ini tidak hanya menjaga kesehatan gigi dan gusi, tetapi juga berkontribusi pada kesehatan tubuh secara keseluruhan,” katanya.
Direktur Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Pitono menambahkan, Bethsaida Hospital Dental Center Gading Serpong dilengkapi dengan teknologi modern seperti 3D CBCT, Waterlase, laser dentistry, hingga CAD/CAM dentistry untuk memberikan perawatan gigi yang presisi dan minim rasa sakit. Didukung oleh dokter gigi umum dan spesialis berpengalaman, pusat layanan ini siap memberikan solusi menyeluruh bagi berbagai permasalahan gigi, termasuk gigi goyang.
“Di Bethsaida Hospital Dental Center, kami berkomitmen meningkatkan kualitas dan kenyamanan pasien. Dengan teknologi terkini dan pengalaman para dokter spesialis, kami berupaya memberikan perawatan gigi yang menyeluruh dan sesuai kebutuhan pasien,” pungkasnya. (aditya)




















