SATELITNEWS.COM, SERANG – Menyikapi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banten, Polda Banten mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Banten pada Sabtu (27/12).
BMKG Banten memprakirakan cuaca hari ini umumnya berawan, dengan potensi hujan ringan hingga sedang yang dapat terjadi sejak pagi hingga malam di beberapa wilayah.
“Pada pagi hari, cuaca berawan dengan potensi hujan ringan di wilayah Cinangka, Anyer, Cilegon, Cimanggu, dan Malingping. Memasuki siang hari, cuaca masih berawan dengan potensi hujan sedang di Cimanggu, Serang, Cikande, Balaraja, dan Cibeber. Sementara hujan ringan berpotensi terjadi di Panimbang, Gunung Kencana, Walantaka, Petir, Tigaraksa, Tangerang, Teluknaga, Serpong, dan Ciputat,” ujar Plh. Kabidhumas Polda Banten, AKBP Meryadi, kepada satelitnews.com.
Ia menambahkan, pada malam hari cuaca diperkirakan berawan dengan potensi hujan ringan di Patia. Sedangkan dini hari, seluruh wilayah Provinsi Banten diprakirakan berawan. Suhu udara tercatat berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan antara 60 hingga 95 persen. Angin bertiup dari arah barat daya hingga barat dengan kecepatan 5 hingga 45 kilometer per jam.
BMKG Banten juga mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang bisa disertai kilat atau petir serta angin kencang, khususnya di Kabupaten Pandeglang bagian Selatan, Kabupaten Lebak bagian Timur, Kota Serang, Kabupaten Serang bagian Timur, dan Kabupaten Tangerang bagian Barat.
Selain itu, warga diminta berhati-hati terhadap angin kencang di Kota Cilegon, Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Lebak bagian Utara, dan Kabupaten Pandeglang bagian Barat. BMKG juga mengingatkan potensi gelombang laut sedang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di Perairan Selatan Pandeglang, Selat Sunda Barat Pandeglang, serta Perairan Selatan Lebak.
Baca Juga: 2.998,55 Hektare Sawah di Banten Terdampak Kekeringan
Menanggapi kondisi ini, Polda Banten mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama warga yang tinggal di wilayah rawan banjir, longsor, dan pohon tumbang. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir dan memastikan keamanan instalasi listrik di sekitar rumah.
Pengendara kendaraan bermotor disarankan mengutamakan keselamatan dan menepi di tempat aman apabila hujan lebat mengurangi jarak pandang. Sebagai langkah kesiapsiagaan, Polda Banten memastikan Layanan Call Center 110 tetap siaga sebagai sarana pengaduan cepat bagi masyarakat menghadapi potensi bencana alam maupun situasi darurat lainnya.
“Layanan Call Center 110 kami siagakan sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan penanggulangan bencana,” tutup Meryadi. (aditya)



















