SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Misteri penemuan mayat pria bersimbah darah di pinggir Jalan Kampung Jantungeun, Desa Mekarsari, Kecamatan Jambe, akhirnya terkuak. Kepolisian Resor Kota Tangerang memastikan korban berinisial AA (19), warga Kampung Baru, Desa Batok, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, bukan tewas akibat begal, melainkan dibunuh oleh temannya sendiri.
Kasus yang menggegerkan warga Jambe sejak Sabtu (27/12) lalu itu, berhasil diungkap setelah dua hari penyelidikan intensif. Satreskrim Polresta Tangerang bersama jajaran Polsek Tigaraksa menangkap terduga pelaku berinisial MAM (23).
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Indra Waspada, mengatakan pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras tim di lapangan, yang bergerak cepat sejak jasad korban ditemukan.
“Alhamdulillah, berkat doa masyarakat, terduga pelaku pembunuhan terhadap AA akhirnya berhasil ditangkap,” ujar Indra kepada Satelit News, Selasa (30/12).
Pelaku ditangkap di kediamannya di Desa Tipar, Kecamatan Jambe. Namun sebelum diringkus, MAM sempat melarikan diri ke wilayah Serang hingga Lebak. Pelarian itu diduga sebagai upaya untuk menghilangkan jejak sekaligus membuang barang bukti.
“Sebelum menangkap MAM di rumahnya, tim gabungan yang dipimpin Kasat Reskrim Kompol Septa Badoyo dan Kapolsek Tigaraksa AKP I Made Artana, sempat melakukan pengejaran ke daerah Serang hingga Lebak. Berdasarkan petunjuk, terduga pelaku sempat mengarah ke sana. Namun belakangan diketahui, pelarian itu dilakukan untuk membuang atau menghilangkan barang bukti,” jelas Indra.
Baca Juga: Sempat Diamuk Warga, Dua Terduga Pelaku Curanmor di Cikupa Diamankan Polisi
Dari hasil penyelidikan, polisi memastikan korban bukan sasaran kejahatan jalanan. Hubungan pelaku dan korban yang saling mengenal menjadi kunci pengungkapan kasus ini.
“Dari penangkapan itu, polisi memastikan peristiwa penemuan mayat tersebut bukan karena korban begal. Sebab antara terduga pelaku dan korban saling kenal. Motif tersangka melakukan perbuatan itu karena sakit hati,” tegas Indra.
Hingga kini, polisi masih memburu sejumlah barang bukti yang diduga dibuang pelaku, mulai dari alat yang digunakan untuk melakukan pembunuhan hingga barang milik korban, seperti ponsel dan sepeda motor. Barang-barang tersebut diduga dibuang ke danau di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang.
“Keterangan lebih lengkap akan disampaikan melalui konferensi pers yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat,” pungkas Indra.
Sementara itu, berdasarkan keterangan salah satu narasumber Satelit News yang enggan disebutkan namanya, pelaku nekat menghabisi nyawa korban karena kesal terus ditagih utang.
Sebelumnya diberitakan, AA (19), ditemukan tewas bersimbah darah di pinggir Jalan Kampung Jantungeun, Desa Mekarsari, Kecamatan Jambe, pada Sabtu (27/12). Temuan itu sempat menimbulkan dugaan kuat adanya aksi begal hingga akhirnya terbantahkan. (alfian/aditya)
Baca Juga: Dandim 0510/Tigaraksa Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI, Tekankan Prajurit Berjiwa PRIMA




















