SATELITNEWS.COM TANGERANG — Upaya menghadirkan layanan digital yang cepat, terintegrasi, dan berpihak pada pemberdayaan tenaga kerja lokal terus diperkuat di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK). Hal itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Kilau Cahaya Berlian (Kilau Grup) dan PT Karunia Indo Sejahtera (Agung Sedayu Group), terkait pengembangan dan pemanfaatan aplikasi layanan jasa terpadu “Tangerang Fast”.
Penandatanganan kerja sama strategis tersebut berlangsung pada Senin, 26 Januari 2026, di Gedung Annex, Kantor Marketing Gallery Kok Tong, PIK 1. Acara ini turut disaksikan langsung oleh Bupati Tangerang yang diwakili oleh Asisten Daerah (Asda) II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Tangerang, Syaifullah, didampingi Kepala Disnaker Rudi Lesmana, sebagai bentuk dukungan terhadap inovasi layanan digital yang berorientasi pada peningkatan pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat.
Kolaborasi ini sekaligus menandai peluncuran dan penguatan aplikasi Tangerang Fast, sebuah platform digital yang dirancang untuk menjawab kebutuhan jasa rumah tangga maupun korporasi secara praktis, cepat, dan terintegrasi. Melalui satu aplikasi, pengguna dapat mengakses berbagai layanan seperti cleaning service, servis AC, tukang kebun, tukang bangunan, hingga layanan teknis dan jasa lainnya.
Tak hanya menyasar kebutuhan rumah tangga, Tangerang Fast juga membuka akses bagi korporasi dan pelaku usaha yang membutuhkan tenaga kerja operasional, mulai dari admin, kasir, waiter/waitress, hingga posisi pendukung lainnya. Seluruh layanan tersebut terhimpun dalam satu platform, sehingga pengguna tidak perlu berpindah aplikasi untuk memenuhi beragam kebutuhan jasa.
Direktur Utama PT Kilau Cahaya Berlian (Kilau Grup), Lusi Andika Putri Candra Nurami, dalam sambutannya menegaskan komitmen perusahaan untuk menghadirkan layanan yang mudah diakses, responsif, dan profesional. Menurutnya, Tangerang Fast tidak hanya dikembangkan sebagai solusi bisnis, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal.
“Aplikasi ini juga menjadi bagian dari dukungan program CSR Pantai Indah Kapuk Dua kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang,” ujarnya.
Baca Juga: Bupati Tangerang Dorong Bahasa Sunda, Jawa, dan Betawi Jadi Warisan Generasi Muda
Ia menjelaskan, tenaga kerja yang tergabung dalam ekosistem Tangerang Fast merupakan warga sekitar PIK 1 dan PIK 2, khususnya masyarakat Kabupaten Tangerang. Para tenaga kerja direkrut berdasarkan kompetensi dan pengalaman, serta telah dibekali pelatihan keahlian.
“Program pelatihan tersebut difasilitasi melalui skema CSR, baik yang diselenggarakan oleh Kilau Grup maupun melalui Balai Latihan Kerja (BLK) di bawah Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Tangerang,” ungkap Lusi.
Dengan skema tersebut, Tangerang Fast diharapkan mampu membuka peluang kerja yang lebih luas, meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal, serta menjadi solusi konkret dalam menekan angka pengangguran di Kabupaten Tangerang.
Sebagai bagian dari penguatan ekosistem layanan digital, aplikasi Tangerang Fast kini telah terintegrasi dengan aplikasi Sedayu One, platform resmi yang digunakan warga PIK untuk mengakses berbagai kebutuhan dan layanan harian. Melalui integrasi ini, warga PIK 1 dan PIK 2 dapat mengakses Tangerang Fast secara langsung sebagai salah satu menu layanan di aplikasi Sedayu One.
Kolaborasi antara PT Kilau Cahaya Berlian (Kilau Grup), PT Karunia Indo Sejahtera (Agung Sedayu Group), dan Pemerintah Kabupaten Tangerang menjadi contoh sinergi strategis antara sektor swasta dan pemerintah daerah. Dalam kerja sama ini, masyarakat PIK berperan sebagai pengguna jasa, PT Kilau Cahaya Berlian sebagai penyedia aplikasi dan tenaga kerja, PT Karunia Indo Sejahtera sebagai mitra pengembang kawasan sekaligus integrator layanan, serta pemerintah daerah sebagai fasilitator pelatihan dan peningkatan kompetensi tenaga kerja.
“Ke depan, kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kualitas layanan berbasis digital, serta menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (aditya)
Baca Juga: Polsek Pagedangan Ungkap Kasus Kepemilikan Senjata Tajam Untuk Tawuran




















