SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Upaya menghindari lubang jalan berujung petaka. Seorang siswi SMA berinisial CRA (18) tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Pasar Kemis–Rajeg, Desa Sindang Panon, Kecamatan Sindang Jaya, tepat di depan PT Victory Chingluh, Jumat (13/2) pagi.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 06.45 WIB, saat arus lalu lintas tengah padat oleh kendaraan pekerja dan pelajar. CRA, siswi SMA Permata Insan, mengendarai sepeda motor Honda Stylo bernomor polisi A-2318-WAT dari arah Pasar Kemis menuju Rajeg.
Di waktu yang bersamaan, melintas truk molen Mercedes Benz bernomor polisi A-3013-WD yang dikemudikan SR (55).
Salah satu saksi mata, Rokim, penjual kopi di sekitar lokasi, menuturkan bahwa kecelakaan bermula ketika korban mencoba menghindari jalan berlubang yang kondisinya rusak cukup parah.
“Peristiwanya kurang lebih pukul 06.45 WIB. Kejadiannya di Jalan Raya Pasar Kemis–Rajeg, tepatnya di depan PT Chingluh atau dekat SPBU Putat,” ujar Rokim kepada wartawan, Jumat (13/2).
Menurutnya, korban yang melaju dari arah Pasar Kemis tampak meliuk-liuk menghindari lubang. Namun nahas, sepeda motor yang dikendarainya tersenggol truk molen hingga terjatuh.
Baca Juga: Bupati Tangerang Dorong Bahasa Sunda, Jawa, dan Betawi Jadi Warisan Generasi Muda
“Alhasil, pengendara motor yang merupakan siswi SMA Permata Insan itu tersenggol mobil truk molen dan jatuh,” katanya.
Warga sekitar dan sejumlah pengendara yang melintas sempat berupaya memberikan pertolongan. Polisi dari Polsek Pasar Kemis juga segera dihubungi untuk menangani kejadian tersebut.
Rokim menyebut korban sempat dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun berdasarkan keterangan pihak kepolisian, korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tangerang, Purbawa, membenarkan insiden tersebut. Ia menyampaikan bahwa kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Stylo yang dikendarai CRA dan truk molen Mercedes Benz yang dikemudikan SR (55).
“Betul, telah terjadi kecelakaan lalu lintas. Korban atau pengendara sepeda motor meninggal dunia di tempat kejadian perkara,” ujarnya.
Sementara itu, sopir truk molen telah diamankan Satlantas Polresta Tangerang untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Baca Juga: Polsek Pagedangan Ungkap Kasus Kepemilikan Senjata Tajam Untuk Tawuran
“Pengemudi sudah diamankan untuk proses pemeriksaan. Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta menggunakan helm atau pelindung kepala bagi pengendara roda dua,” tambahnya.
Rokim menambahkan, kecelakaan di ruas Jalan Raya Pasar Kemis–Rajeg bukan kali pertama terjadi. Dalam sebulan terakhir, ia mencatat sedikitnya empat peristiwa serupa, mayoritas dipicu kondisi jalan rusak dan padatnya kendaraan besar pada jam sibuk pagi dan sore hari.
“Sebulan terakhir saja sudah ada empat kecelakaan. Kebanyakan karena menghindari jalan rusak lalu tersenggol atau tertabrak kendaraan besar,” katanya.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Tangerang maupun Pemerintah Provinsi Banten segera melakukan perbaikan menyeluruh di ruas jalan tersebut.
“Semoga jalan ini segera diperbaiki, supaya tidak ada lagi korban kecelakaan karena menghindari lubang,” ucapnya. (alfian/aditya)




















