SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Pemerintah Kabupaten Tangerang secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tangerang, Kamis (12/3). Dalam laporan tersebut, Pemkab Tangerang mencatatkan performa keuangan yang impresif dengan realisasi pendapatan daerah yang melampaui target di tengah upaya percepatan pembangunan pascapandemi.
Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, yang hadir mewakili pemerintah daerah, menegaskan bahwa penyampaian LKPJ bukan sekadar rutinitas administratif. Menurutnya, dokumen tersebut merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas pemerintah daerah kepada legislatif serta masyarakat luas.
“Tahun 2025 kita tetapkan sebagai tahun percepatan pembangunan. Fokus kita jelas, yaitu peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ekonomi rakyat, serta pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan,” ujar Intan di hadapan pimpinan dan anggota DPRD, Kamis (12/3/2026).
Sektor keuangan menjadi sorotan utama dalam rapat paripurna tersebut. Berdasarkan data yang dipaparkan, target pendapatan daerah yang semula dipatok sebesar Rp8,7 triliun berhasil direalisasikan hingga Rp9,052 triliun atau mencapai 103,61 persen.
Keberhasilan tersebut didorong oleh meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dari target Rp5,1 triliun, Pemkab Tangerang mampu merealisasikan Rp5,3 triliun atau sebesar 104,56 persen. Sementara dari sisi belanja daerah, pemerintah berhasil menyerap anggaran sebesar Rp9,1 triliun atau 96,24 persen dari total rencana belanja Rp9,4 triliun.
“Peningkatan PAD ini menunjukkan kemandirian fiskal kita semakin kuat, yang artinya kita memiliki ruang lebih besar untuk membiayai program-program pro-rakyat,” tambahnya.
Baca Juga: Dandim 0510/Tigaraksa Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI, Tekankan Prajurit Berjiwa PRIMA
Dalam naskah pidatonya, Wakil Bupati juga merinci sejumlah capaian pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat sepanjang tahun 2025. Di antaranya digitalisasi pelayanan administrasi kependudukan yang kini telah menjangkau seluruh kecamatan secara daring, sehingga memangkas birokrasi yang sebelumnya dianggap berbelit.
Pada sektor ekonomi kreatif dan ketenagakerjaan, melalui program Mobile Training Unit serta pusat inovasi pemuda, ribuan tenaga kerja baru berhasil terserap di sektor UMKM dan ekonomi kreatif.
Sementara di bidang ketahanan pangan, program desa mandiri pangan serta bazar murah dinilai mampu menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga nasional. Di sektor kesehatan, pemerintah daerah juga fokus menurunkan angka stunting melalui perbaikan sanitasi dan penyediaan air bersih di wilayah kantong kemiskinan.
Pada bidang pendidikan, Pemkab Tangerang tidak hanya melakukan rehabilitasi ruang kelas, tetapi juga memberikan beasiswa kepada ribuan siswa hingga jenjang perguruan tinggi serta membangun asrama pondok pesantren.
Adapun di sektor infrastruktur dan lingkungan, pembangunan polder serta kolam retensi dilakukan secara masif guna mengendalikan banjir, disertai peningkatan kualitas jalan dan jembatan.
Meski mencatatkan capaian positif di sektor keuangan, Intan Nurul Hikmah mengakui bahwa belum seluruh harapan masyarakat dapat terakomodasi secara maksimal. Menurutnya, masih terdapat sejumlah hal yang perlu diperbaiki, terutama terkait pemerataan pembangunan di wilayah pelosok.
Baca Juga: Bupati Tangerang: Pergantian Kepsek Harus Bawa Semangat dan Gagasan Baru
“Kami menyadari masih terdapat kekurangan. Oleh karena itu, kritik dan rekomendasi dari DPRD sangat kami harapkan sebagai bahan evaluasi. Sinergi antara eksekutif dan legislatif adalah kunci agar setiap rupiah APBD benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhammad Amud, mengapresiasi seluruh jajaran Forkopimda serta elemen masyarakat yang telah berkolaborasi mengawal pembangunan Kabupaten Tangerang sepanjang tahun 2025. Laporan tersebut nantinya akan dibahas lebih lanjut oleh komisi-komisi di DPRD untuk menghasilkan rekomendasi perbaikan pada tahun anggaran berjalan.
“Tentunya capaian ini harus diapresiasi. Terima kasih kepada seluruh masyarakat, Forkopimda, dan DPRD yang telah bersama-sama mengawal pembangunan Kabupaten Tangerang di tahun 2025,” katanya. (alfian/aditya)




















