SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus memperluas akses pendidikan bagi warganya. Setelah program beasiswa untuk jenjang D3, D4, dan Strata 1 (S1) berhasil direalisasikan sejak 2025 hingga 2026, kini Pemkab mulai mewacanakan program beasiswa untuk jenjang pascasarjana, yakni S2 dan S3.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, mengatakan saat ini program Beasiswa Tangerang Gemilang masih difokuskan pada jenjang D3, D4, dan S1. Pada 2026 ini, proses perekrutan calon penerima beasiswa untuk tiga jenjang tersebut tengah berlangsung.
“Saat ini, program Beasiswa Tangerang Gemilang hanya tersedia untuk jenjang D3, D4, dan S1,” kata Soma Atmaja kepada Satelit News, Kamis (23/4/2026).
Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang telah menjalin kerja sama dengan 33 perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri. Diantaranya Swiss German University, IPB University, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas Al Azhar Kairo Mesir, Universitas Prasetiya Mulya, Universitas Muhammadiyah Tangerang, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Universitas Islam Syekh-Yusuf, Institut Teknologi Indonesia, dan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya.
Selain itu, kerja sama juga dilakukan dengan Universitas Muhammadiyah A.R. Fachrudin, Universitas Pamulang, Universitas Yatsi Madani, Tanri Abeng University, Universitas Raharja, Universitas Pradita, Universitas Salakanagara, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi PPI, Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, serta Politeknik Transportasi Darat Indonesia–STTD.
Kemudian, terdapat pula Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjadjaran, Universitas Esa Unggul, Universitas Tangerang Raya, Universitas Pramita, Universitas Cendekia Abditama, Universitas Insan Pembangunan Indonesia, STISNU Nusantara Tangerang, Universitas Dharma Indonesia, Universitas Terbuka Serang, Politeknik Pelayaran Banten, Yarsi Pratama University, hingga Politeknik Yusuf Mansur.
Baca Juga: Bupati Tangerang Dorong Bahasa Sunda, Jawa, dan Betawi Jadi Warisan Generasi Muda
“Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang menyadari bahwa pemerintah harus hadir tidak hanya di level TK, SD, dan SMP, tapi kita melangkah lebih jauh lagi untuk menciptakan para sarjana baru di keluarga-keluarga kurang mampu,” ujar Soma.
Menurutnya, langkah tersebut diambil untuk menciptakan generasi unggul sekaligus meningkatkan perekonomian melalui sumber daya manusia yang mumpuni. Bahkan, ke depan pihaknya mulai menggagas beasiswa hingga jenjang pascasarjana.
“Tadi sudah disampaikan, ada ide kenapa tidak sampai S2 dan S3. Insya Allah kita godok dulu rencana ini. Itu sangat mungkin bisa kita lakukan,” katanya.
Tak hanya itu, Pemkab Tangerang juga berencana memperluas tujuan beasiswa ke luar negeri. Selain Mesir, ke depan penerima beasiswa berpeluang melanjutkan pendidikan ke China.
“Insya Allah kita juga sekolahkan ke luar negeri seperti ke Mesir, mungkin tahun depan ke China,” tuturnya.
Soma menegaskan, program Beasiswa Tangerang Gemilang akan terus dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang. Menurutnya, pendidikan menjadi kunci utama dalam mengentaskan kemiskinan.
Baca Juga: Polsek Pagedangan Ungkap Kasus Kepemilikan Senjata Tajam Untuk Tawuran
“Ini menjadi gagasan yang harus terus bergulir, karena tidak ada cara instan untuk menghapus kemiskinan selain dengan pendidikan,” tutupnya.
Di tempat yang sama, Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat, Chaidir, menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp25,5 miliar untuk program Beasiswa Tangerang Gemilang tahun 2026, dengan kuota sebanyak 679 orang.
“Jumlah kuota tahun ini 679. Jauh meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya 235,” ujarnya. (alfian/aditya)




















