SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Sebanyak lima calon jemaah haji (Calhaj) asal Kabupaten Tangerang gagal berangkat ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji tahun 2026. Mereka batal berangkat diduga karena faktor kesehatan hingga meninggal dunia.
Padahal, kelima jemaah tersebut telah menyelesaikan seluruh proses administrasi dan pelunasan biaya, bahkan sudah masuk dalam ploting kelompok terbang (kloter).
Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Tangerang, Abdullah Hasyim, mengatakan berdasarkan data yang dimilikinya, lima jemaah tersebut terdiri dari satu orang di kloter 5 dan empat orang lainnya di kloter 7.
“Ada lima calon jemaah yang dinyatakan gagal berangkat, karena kesehatan dan ada yang meninggal juga,” kata Abdullah Hasyim kepada Satelit News, Selasa (28/4/2026).
Pria yang akrab disapa Hasyim itu menjelaskan, calon jemaah haji di kloter 5 gagal berangkat akibat masalah kesehatan. Bahkan, yang bersangkutan sempat berada di Embarkasi Grand El Haji Cipondoh, Banten, sebelum akhirnya pemberangkatan ditunda demi menjalani pengobatan.
“Yang di kloter 5 masalah kesehatan, informasinya gagal ginjal. Akhirnya pemberangkatan ditunda, karena yang bersangkutan akan berobat terlebih dahulu,” ujarnya.
Baca Juga: Bupati Tangerang Dorong Bahasa Sunda, Jawa, dan Betawi Jadi Warisan Generasi Muda
Sementara itu, untuk kloter 7 terdapat empat jemaah yang gagal berangkat, terdiri dari satu orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami sakit. Dengan demikian, total jemaah yang gagal berangkat karena sakit dan meninggal dunia mencapai lima orang.
Hasyim menambahkan, bagi calon jemaah haji yang meninggal dunia, porsi keberangkatannya akan dilimpahkan kepada anaknya dan dijadwalkan berangkat pada tahun 2027 mendatang.
“Yang sakit dilakukan penundaan pemberangkatan, dan yang meninggal digantikan oleh anaknya. Pemberangkatan akan dilakukan pada tahun 2027 mendatang,” tandasnya.
Lebih lanjut, Hasyim mengungkapkan, dari total 2.228 calon jemaah haji asal Kabupaten Tangerang, sebanyak 764 jemaah yang tergabung dalam dua kloter telah diberangkatkan menuju Madinah, Arab Saudi.
“Sebanyak 764 jemaah asal Kabupaten Tangerang telah diberangkatkan,” katanya.
Pada tahun 2026 ini, Kabupaten Tangerang memperoleh kuota sebanyak 2.304 jemaah. Namun, yang melakukan pelunasan hanya 2.228 orang. Dari jumlah tersebut, tidak seluruhnya berangkat dari Kabupaten Tangerang.
Baca Juga: Polsek Pagedangan Ungkap Kasus Kepemilikan Senjata Tajam Untuk Tawuran
“Kuota keseluruhan 2.304 orang. Namun yang melunasi 2.228 orang. Dari jumlah itu ada yang berangkat dari luar Kabupaten Tangerang, jadi total yang berangkat dari Kabupaten Tangerang hanya 2.090 orang,” jelasnya.
Sebelumnya, sebanyak 393 calon jemaah haji diberangkatkan dalam kloter ke-5 untuk Provinsi Banten. Kloter ini sekaligus menjadi rombongan pertama bagi jemaah asal Kabupaten Tangerang pada musim haji 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maesyal menyampaikan rasa syukur karena seluruh calon jemaah haji berada dalam kondisi sehat menjelang keberangkatan. Ia menjelaskan, para jamaah akan singgah terlebih dahulu di Embarkasi Cipondoh untuk menjalani proses registrasi dan beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta.
“Alhamdulillah, seluruh jamaah haji dalam keadaan sehat. Setelah ini akan menuju embarkasi untuk registrasi dan beristirahat, kemudian melanjutkan perjalanan ke bandara,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati Maesyal mengungkapkan bahwa total calon jemaah haji asal Kabupaten Tangerang tahun 2026 mencapai 2.090 orang yang terbagi dalam tujuh kelompok terbang (kloter).
“Secara keseluruhan, total jamaah haji tahun 2026 asal Kabupaten Tangerang sebanyak 2.090 orang yang dibagi menjadi tujuh kloter,” jelasnya. (alfian/aditya)




















