SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Real Madrid vs Fiorentina berakhir imbang 2-2 dalam laga uji coba. Los Blancos kena comeback meski sempat unggul dua gol.
Bermain di Worthersee Stadion, Klagenfurt, Austria, Sabtu (1/8/2026) malam WIB, Madrid menurunkan pemain intinya sejak awal. Bintang macam Federico Valverde, Endrick, Arda Guler, dan Trent Alexander-Arnold diturunkan sejak menit pertama.
Madrid kemudian bisa unggul 1-0 sejak menit ke-12. Endrick membobol gawang Fiorentina lewat sepakan di dalam kotak penalti, memanfaatkan umpan tarik Alvaro Carreras.
Raksasa LaLiga kemudian memperbesar keunggulan jadi 2-0 pada menit ke-24. Kali ini Alexis Ciria yang menceploskan bola ke gawang David de Gea, menyambut umpan Edouard Camavinga.
Real Madrid kemudian bisa mengontrol jalannya laga. Pasukan Jose Mourinho baru dibobol Fiorentina jelang istirahat, lewat gol Roberto Piccoli. Skor 2-1 bertahan sampai istirahat.
Di babak kedua, Madrid akhirnya kena comeback. Fiorentina bisa menyamakan skor di menit ke-58.
Baca Juga: Tekuk AS Roma, Real Madrid Naik ke Peringkat 8 Klasemen Liga Champions
Dua pemain yang baru masuk, Nicolo Fagioli dan Moise Kean, yang merancang gol Fiorentina. Umpan Fagiolo bisa diselesaikan Kean untuk merobek gawang Madrid. Skor menjadi 2-2.
Moise Kean membuat lini depan Fiorentina lebih hidup. Beberapa kali aksinya merepotkan Madrid sampai menit akhir. Hingga laga tuntas, tak ada gol lagi tercipta. Real Madrid vs Fiorentina selesai 2-2.
Ini membuat Real Madrid gagal menang untuk pertama kalinya di masa pramusim, usai bisa mengalahkan Alcorcon dan Leganes di dua laga sebelumnya. Selanjutnya, Madrid akan melawan Ferencvaros, 8 Agustus mendatang.
Pelatih Real Madrid Jose Mourinho melihat Los Blancos punya tiga wajah di laga ini. “Saya melihat Real Madrid dengan tiga wajah: segar, lelah, dan sangat lelah. Sisi segar bermain sangat baik; skor 2-1 di babak pertama adalah selisih yang sangat kecil, dengan babak pertama yang berkualitas tinggi sehingga mereka bisa dengan mudah menang tiga atau empat gol tanpa balas,” kata Mourinho selepas laga.
Permainan kemudian berubah menjadi lebih fisik menurut Mourinho. Hal ini yang membuat seluruh energi pemain terkuras dan kelelahan. “Kemudian, permainan menjadi jauh lebih fisik, mereka memberi tekanan kepada kami, dan wajah kedua muncul.”
“Dan wajah ketiga, yang sangat saya sukai, adalah tim yang sangat lelah, tetapi tim tersebut masih mampu menjadi sebuah tim, mereka berhasil mengendalikan permainan,” Mourinho melanjutkan.
Baca Juga: Vinicius Junior Dihukum Larangan Tanding 4 Laga, Terancam Absen di El Clasico
Ini pertama kalinya Madrid gagal menang di pramusim. Raksasa asal Spanyol itu sebelumnya mampu mengalahkan Alcorcon dan Leganes. (dm)

















