SATELITNEWS.COM, LEBAK – Wacana penyaluran gaji pegawai negeri sipil (PNS) melalui Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dinilai perlu dipertimbangkan kembali. Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah meminta rencana tersebut dikaji secara bijak sebelum diterapkan.
“Menurut saya dikaji ulang dengan cara yang bijak, kecuali memang pembayaran sekarang lewat perbankan banyak kendala,” kata Amir, belum lama ini.
Menurutnya, pemerintah daerah selama ini telah memiliki perbankan daerah yang dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat perekonomian lokal. Karena itu, pemanfaatan Bank Banten sebagai bank pembangunan daerah dinilai tetap penting untuk didorong.
“Kita kan sudah punya bank, nah kita berkewajiban memajukan Bank Banten sebagai upaya mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Amir menilai, keberadaan bank daerah bukan sekadar sebagai tempat transaksi pemerintahan, tetapi juga dapat berkontribusi terhadap perputaran ekonomi di daerah.
Ia pun membandingkan dengan pemerintah pusat yang memiliki peran dalam memperkuat bank-bank milik negara.
Baca Juga: TMMD Buka Akses Situs Cibedug Lebak, Jalan 1,4 Km Mulai Dibangun
“Sementara Pemerintah Pusat juga kan kewajiban memajukan bank negara,” katanya.
Meski demikian, Amir tidak mempersoalkan keberadaan Kopdes Merah Putih sebagai sarana pengelolaan ekonomi masyarakat desa. Menurut dia, skema penyaluran gaji melalui koperasi justru lebih tepat jika diarahkan kepada aparatur pemerintahan desa.
“Yang cocok itu gaji aparatur desa lewat Kopdes. Kalau pemerintah daerah kan sudah punya bank daerah,” tegasnya.(mulyana)

















