SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang berkolaborasi dengan Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJI) Banten dan Komunitas Penyedia Internet (Kopi) Pandeglang untuk menertibkan kabel fiber optik sepanjang 14 kilometer di ruas jalan protokol Kabupaten Pandeglang.
Penertiban tersebut dilakukan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, memperindah tata kota, serta menciptakan infrastruktur jaringan internet yang lebih tertata dan aman.
Komitmen tersebut terungkap dalam kegiatan simulasi penertiban kabel fiber optik yang digelar di Tribun Alun-alun Pandeglang, Jumat (16/10/2026).
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Sandi, dan Statistik (Diskomsantik) Kabupaten Pandeglang, Puji Widodo, yang hadir mewakili Bupati Pandeglang, mengatakan penataan kabel fiber optik merupakan langkah penting untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus meningkatkan estetika wilayah perkotaan. Selain itu, penataan jaringan diharapkan dapat mendukung kelancaran layanan internet bagi masyarakat.
“Internet ini sangat penting. Oleh karena itu, perapian jalur ini juga sangat penting agar kegiatan, baik di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat, tidak mengalami hambatan,” ungkap Puji.
Ia menambahkan, Pemkab Pandeglang akan terus memperkuat kolaborasi dengan komunitas penyedia internet, khususnya Kopi Pandeglang, untuk mewujudkan lingkungan yang tertib, aman, dan nyaman.
Baca Juga: Pemkab Pandeglang Kolaborasi dengan BSSN RI, Kukuhkan Tim Tanggap Insiden Siber
Ke depan, Diskomsantik juga akan melakukan pengawasan dan inventarisasi terhadap para pengusaha penyedia layanan internet yang beroperasi di wilayah Kabupaten Pandeglang. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penataan kabel dan jaringan telekomunikasi tetap terjaga secara berkelanjutan.
“Ke depannya, kita akan melakukan pengawasan dan inventarisasi para pengusaha internet yang ada di wilayah Kabupaten Pandeglang agar tetap menjaga kerapian dan ketertiban,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pandeglang, Syamsudin Aliandono, menyambut baik rencana penertiban tersebut. Menurutnya, penataan kabel fiber optik merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia mengungkapkan, sejumlah aduan masyarakat telah disampaikan terkait kondisi kabel jaringan internet yang semrawut di sepanjang jalan di Kabupaten Pandeglang. Karena itu, diperlukan langkah konkret dan kerja sama seluruh pihak untuk mengatasi persoalan tersebut.
Melalui kolaborasi ini, Pemkab Pandeglang bersama APJI Banten dan Kopi Pandeglang berharap penataan kabel fiber optik dapat menjadi langkah awal dalam membangun infrastruktur telekomunikasi yang lebih rapi, aman, dan mendukung kenyamanan masyarakat, tanpa mengabaikan kebutuhan terhadap layanan internet yang andal.
Ketua APJI Banten, Syarifudin, menegaskan bahwa simulasi tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk komitmen nyata antara asosiasi penyedia jasa internet dan Pemkab Pandeglang.
Baca Juga: Bupati Dewi: Purna Tugas Sebagai ASN Bukan Akhir Pengabdian
“Ini aksi nyata dari kita sebagai asosiasi penyedia jasa internet. Bahkan, vendor yang akan mengerjakan penataan kabel sepanjang 14 kilometer di ruas jalan Pandeglang juga sudah kita siapkan,” katanya.
Menurut Syarifudin, penataan kabel merupakan tanggung jawab bersama seluruh penyedia jasa internet, terutama perusahaan yang memiliki dan mengoperasikan kabel fiber optik di wilayah tersebut.
Ia menegaskan, para pelaku usaha tidak hanya berkewajiban merapikan kabel, tetapi juga memastikan instalasi jaringan memenuhi aspek keselamatan sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun pengguna jalan.
“Kita sebagai pengusaha wajib merapikan kabel. Bukan hanya merapikan, tetapi juga menjaga keamanan agar masyarakat tidak terganggu dengan keberadaan kabel internet,” ujarnya.
Selain penertiban kabel, APJI Banten bersama komunitas penyedia internet juga berencana menginisiasi pembangunan tiang jaringan bersama. Skema tersebut diharapkan dapat mengurangi jumlah tiang yang berdiri di sepanjang jalan sehingga penataan infrastruktur telekomunikasi menjadi lebih efektif dan tertib.
Syarifudin menjelaskan, pihaknya akan mendorong kolaborasi penggunaan tiang bersama dengan jumlah maksimal tiga tiang pada jalur yang ditata. Dengan demikian, setiap penyedia layanan tidak perlu memasang tiang sendiri-sendiri.
“Kita nanti menginisiasi kolaborasi, maksimal tiga tiang bersama, supaya tidak terlalu banyak tiang di sepanjang jalan. Apalagi, kita sudah membentuk tim Kopi sehingga koordinasi akan lebih mudah,” tandasnya.
Adapun penyedia layanan internet yang tergabung dalam Kopi Pandeglang meliputi Awinet, Sibernet, Pasnet, Bantani, Aan Ringnet, GST, PLB, LNA, DTS, Asnet, Panha, AMD, dan Aurora. (mardiana)

















