SATELITNEWS.COM, LEBAK – Tas kecil berisi dua kotak teh dan sampah diduga menjadi umpan dalam aksi penipuan yang membuat sepeda motor Honda Vario milik Firdaus Ramadhani (18), warga Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, raib dibawa orang tak dikenal (OTK). Peristiwa itu bermula ketika korban diminta mengantar pelaku ke rumah sakit, Jumat (16/10/2026).
Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB. Firdaus saat itu berada di kawasan Rangkasbitung setelah mengantar ibunya menjalani kontrol kesehatan di RSUD Adjidarmo.
Ketika berada di sekitar Balong Ranca Lentah, Firdaus dihampiri seorang pria yang tidak dikenalnya. Pria tersebut memiliki ciri-ciri tubuh tinggi kurus, mengenakan pakaian putih dan kacamata hitam.
Tanpa merasa curiga, Firdaus memenuhi permintaan pria tersebut yang mengaku membutuhkan bantuan untuk menuju rumah sakit.
“Orang dewasa yang tidak saya kenal tiba-tiba menghampiri dan meminta diantar ke rumah sakit,” ujar Firdaus.
Namun, setibanya di rumah sakit, perjalanan tidak berhenti. Pria tersebut kembali meminta bantuan Firdaus untuk mengantarnya menemui seorang teman.
Firdaus kembali mengiyakan permintaan itu. Keduanya kemudian bergerak menuju Kampung Ranca Gawé, Desa Aweh, Kecamatan Kalanganyar, hingga masuk ke sebuah gang yang kondisinya sepi.
Baca Juga: Kapolda Banten Jalin Sinergi dengan Pimpinan Ponpes Modern Al-Mizan
Di lokasi tersebut, pria itu mengaku sedang menghubungi temannya melalui telepon. Beberapa saat kemudian, ia menyerahkan sebuah tas kecil kepada Firdaus.
Setelah itu, pria tersebut meminta meminjam sepeda motor Honda Vario warna biru dongker milik Firdaus dengan alasan hendak menjemput temannya.
“Saya tidak sadar. Dia memberikan tas kecil kepada saya, lalu meminjam motor untuk menjemput temannya,” ungkapnya.
Firdaus kemudian menyerahkan motornya. Pria tersebut langsung pergi menggunakan kendaraan itu dan berjanji akan kembali setelah menjemput temannya. Namun, ditunggu cukup lama, pria tersebut tak kunjung muncul. Firdaus akhirnya menyadari ada sesuatu yang tidak beres.
Ia kemudian memeriksa tas yang ditinggalkan pelaku. Isinya justru membuat Firdaus semakin terkejut. Tas tersebut hanya berisi dua kotak teh serta sejumlah sampah.
Dari situ, Firdaus menduga dirinya telah menjadi korban penipuan. Sementara sepeda motornya yang dibawa pria tersebut hingga kini belum kembali.
Motor yang dibawa kabur merupakan Honda Vario warna biru dongker dengan nomor polisi A 4642 PR.
Firdaus berharap kendaraan miliknya dapat segera ditemukan. Ia juga berharap kejadian serupa tidak dialami warga lainnya.
Baca Juga: Istighosah Qubro hingga Murak Liwet Siap Memeriahkan Hari Santri Nasional di Pandeglang
“Saya berharap motor saya bisa ditemukan dan dikembalikan,” harapnya.(mulyana)

















