SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Liverpool menutup tur pramusim di Amerika Serikat dengan kekalahan. Sempat unggul 2-0 atas Leeds United, The Reds akhirnya kalah 2-4.
Pada pertandingan di Soldier Field Stadium, Senin (3/8/2026) dini hari WIB, Liverpool menurunkan sebagian besar pemain intinya termasuk Florian Wirtz dan Alexander Isak sebagai starter.
Mereka berdua bareng Ryan Gravenberch baru bermain di laga ketiga tur AS setelah tampil di Piala Dunia 2026. Luke Chambers membuka keunggulan Liverpool pada menit ketujuh.
Umpan tark Jeremie Frimpong diselesaikan dengan sontekan oleh Wirtz ke pojok gawang untuk bikin Liverpool memimpin 2-0 di babak pertama.
Masuk di babak kedua, Liverpool melakukan sejumlah pergantian sehingga menurunkan intensitas permainan. Leeds memaksimalkan dengan mencetak gol di menit ke-60 lewat Brendan Aaronson.
Liverpool kesulitan di 20 menit akhir pertandingan ketika kebobolan lagi di menit ke-71 dan skor jadi 2-2. Dominic Calvert-Lewin mencatatkan namanya di papan skor usai menyambar umpan sundulan Joe Rodon dengan tembakan di depan gawang.
Baca Juga: Tekuk AS Roma, Real Madrid Naik ke Peringkat 8 Klasemen Liga Champions
Leeds berbalik unggul 3-2 dua menit berselang. Aaronson kali ini mengirimkan umpan kepada Sean Longstaff yang langsung menembaknya ke gawang Liverpool.
Liverpool yang tersentak dengan gol tersebut berupaya membalas tapi belum menemui hasil. Yang ada Leeds berbalik unggul mencetak gol keempat di menit ke-85 lewat tandukan Calvert-Lewin ke pojok kiri atas usai menyambut umpan sundulan Sebastiaan Bornauw.
Leeds menang 4-2 dan membuat Liverpool harus kembali ke Inggris dengan kekalahan. Mereka akan bertemu AS Monaco pada laga friendly di Anfield 9 Agustus.
Manajer Liverpool, Andoni Iraola, menilai timnya belajar banyak dari kekalahan melawan Leeds United. Hal itu sangat bermanfaat untuk Si Merah menyongsong musim ini.
Iraola jelas tak puas dengan kekalahan ini. Namun, ia menilai hasil bukan hal yang utama di laga uji coba. Menurutnya para pemainnya belajar banyak hal dari kekalahan ini. Hal tersebut sangat penting agar Liverpool bisa memperbaiki kesalahan yang dibuatnya selama pramusim.
“Saya rasa kita belajar banyak hal. Jelas ini bukan hasil yang kita inginkan, tetapi saya pikir ini mungkin pertandingan uji coba paling bermanfaat yang pernah kita mainkan – secara positif di babak pertama dan secara negatif di babak kedua,” ujar Iraola dikutip dari situs Liverpool.
Baca Juga: Hasil Liga Champions: Arsenal Menang, Muenchen Ditahan Viking
“Saya rasa kita telah belajar banyak dari hari ini dan saya pikir kita dapat mengambil kesimpulan yang baik dan menyelesaikan beberapa masalah,” jelasnya.
Kekalahan dari Leeds United di laga uji coba kembali menyoroti kelemahan Liverpool. The Reds masih bermasalah dalam mengantisipasi bola mati.
Gelandang Liverpool Dominik Szoboszlai menilai Liverpool harus segera memperbaikinya jika tidak ingin cerita lama terulang. “Sekarang kami tahu kami kebobolan dua gol dari bola mati, kami harus lebih memperhatikannya. Musim lalu adalah ketika segalanya mulai sangat penting di sepak pojok, lemparan ke dalam yang panjang,” ujar Szoboszlai seperti dilansir Sky Sports.
“Kami harus memperhatikannya, atau musim depan akan sama seperti musim lalu.”
“Bola mati, semua orang harus melakukan tugasnya, atau kami tidak akan kebobolan. Kami juga manusia, bisa bikin kesalahan. Kami harus bereaksi, itu penting. Kami masih ada dua pertandingan lagi sebelum musim mulai,” katanya. (dm)

















