SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Sebanyak 52 penyandang disabilitas di Kecamatan Kosambi menerima berbagai bantuan dari Pemerintah Kabupaten Tangerang yang bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, Jumat (7/8). Bantuan yang disalurkan meliputi kursi roda, kaki palsu, bantuan logistik, hingga bantuan untuk mendukung usaha mandiri.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan dalam kegiatan Ngariung Bareng Maesyal (NGEMAS) yang digelar bersama penyandang disabilitas dari Kecamatan Kosambi, Teluknaga, dan Pakuhaji.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengatakan kegiatan NGEMAS kali ini memiliki makna yang berbeda dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Jika biasanya kegiatan tersebut digelar bersama kelompok tani, nelayan, maupun pelaku UMKM, kali ini pemerintah daerah memilih berdialog langsung dengan para penyandang disabilitas untuk mendengarkan aspirasi mereka.
“Acara kali ini begitu luar biasa dan istimewa. Ini bagian dari kebersamaan kita, pemerintah daerah, para kepala dinas, camat, dan para kepala desa di Kosambi, Teluknaga, serta Pakuhaji dalam memberikan perhatian dan kepedulian kepada masyarakat penyandang disabilitas. Tidak ada perlakuan yang berbeda kepada mereka yang menjalani kehidupan sehari-hari dengan penuh semangat dan keceriaan,” kata Moch. Maesyal Rasyid kepada Satelit News, Jumat (7/8).
Selain berdialog, Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan berbagai bantuan kepada 52 penyandang disabilitas sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Bantuan yang diberikan meliputi penyerahan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP), bantuan sosial tunai dari Dinas Sosial, enam unit kursi roda, kaki palsu, bantuan beras cadangan pangan, peralatan pengolahan tempe, serta bantuan usaha.
“Untuk saat ini bantuan diberikan kepada 52 orang. Nanti kita akan upayakan lagi, datang lagi ke tempat-tempat di kecamatan lain. Hari ini di Kosambi, nanti insya Allah akan kita adakan di seluruh kecamatan,” jelasnya.
Baca Juga: Bupati Tangerang: Pergantian Kepsek Harus Bawa Semangat dan Gagasan Baru
Menurut Maesyal, perhatian pemerintah kepada penyandang disabilitas tidak hanya sebatas pemberian bantuan, tetapi juga memastikan mereka memperoleh jaminan kesehatan serta penguatan pemberdayaan ekonomi agar mampu mandiri.
“Fokus utamanya supaya mereka mendapatkan jaminan kesehatan dari pemerintah daerah. Tadi sudah difasilitasi, BPJS-nya sudah aktif. Tadi juga sudah dibantu permodalan usaha pembuatan tempe. Mereka secara kelompok dibantu alatnya dan kita bantu permodalannya melalui pinjaman tanpa bunga. Nanti mereka bisa berusaha dan mandiri,” tandasnya.
Terkait berbagai usulan dan permohonan yang disampaikan peserta, Maesyal berjanji akan terus memperjuangkan aspirasi tersebut sesuai dengan kewenangan dan kemampuan pemerintah daerah.
“Mohon dukungan dan doanya agar apa yang tadi disampaikan bisa kami upayakan sesuai kemampuan dan kewenangan pemerintah daerah. Apa yang menjadi harapan bapak ibu sekalian akan kami bahas lebih lanjut, kita perjuangkan dan upayakan secara bertahap,” ujarnya.
Ia juga mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang untuk tidak memandang sebelah mata penyandang disabilitas dan terus memberikan perhatian kepada mereka.
“Kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang, apabila di lingkungan tempat tinggalnya ada penyandang disabilitas, agar memberikan perhatian dan membantu mereka karena mempunyai hak yang sama dengan masyarakat lainnya,” pungkasnya. (alfian/aditya)
Baca Juga: Pria di Sepatan Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Polisi Buru Pelaku Pembunuhan




















