SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Lebih dari 3.000 warga memadati Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Minggu (16/8/2026). Semangat warga terlihat dalam Gerak Jalan Santai, yang sekaligus menjadi penutup Gebyar Festival Kuliner UMKM Kabupaten Tangerang Tahun 2026, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung selama lima hari, 12-16 Agustus 2026, resmi ditutup oleh Asisten Daerah (Asda) II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Syaifullah. Ia hadir mewakili Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid.
Festival yang diinisiasi Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) Kabupaten Tangerang berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Rajeg tersebut tidak hanya menghadirkan pameran UMKM dan bazar kuliner. Beragam kegiatan turut memeriahkan acara, mulai dari pentas tari tradisional, penampilan band lokal, senam sehat bersama, jalan santai, hingga pembagian beragam piala dan hadiah menarik (doorprize).
Asda II Setda Kabupaten Tangerang, Syaifullah mengatakan kegiatan gerak jalan dan festival tersebut, merupakan bentuk tasyakur bin nikmah atas nikmat kemerdekaan bangsa yang kini memasuki usia ke-81 tahun.
“Apa yang kita lakukan hari ini adalah wujud syukur. Gerak jalan silaturahim dan onjang sono (anjangsana) antarwarga ini membuktikan betapa solid, kompak, dan penuh semangatnya warga Kecamatan Rajeg. Dengan berkumpul dan bersilaturahim, selain mempererat persaudaraan dan memperpanjang umur, insya Allah rezeki masyarakat juga akan terus mengalir dan bertambah,” ujar Asda Syaifullah.
Di tengah semarak kegiatan, geliat ekonomi para pelaku UMKM juga menjadi perhatian. Syaifullah mengapresiasi tingginya perputaran ekonomi selama lima hari pelaksanaan festival. Seluruh stan pameran disebut mencatat transaksi yang sangat positif.
Baca Juga: Bupati Tangerang Dorong Bahasa Sunda, Jawa, dan Betawi Jadi Warisan Generasi Muda
“Saya tadi berputar dan berkeliling ke masing-masing tenant dan booth UMKM. Puji syukur alhamdulillah, omzet setiap tenant rata-rata minimal Rp500.000 per malam, bahkan ada yang mencapai hingga Rp8.000.000. Ini membuktikan bahwa ajang silaturahim yang dikemas dengan festival ekonomi kreatif seperti ini, memberikan dampak riil bagi peningkatan perputaran rezeki pelaku usaha kecil kita,” terang Syaifullah.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, Syaifullah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro serta jajaran Kecamatan Rajeg, para kepala desa, dan lurah yang telah menyukseskan kegiatan hingga ke tingkat tapak.
“Terima kasih kepada Pak Camat Rajeg beserta seluruh lurah dan kades se-Kecamatan Rajeg. Tanpa dukungan para Kades dan lurah, kegiatan ini tidak mungkin menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa. Pesan Bapak Bupati, mari terus tingkatkan konsolidasi, jaga persatuan dan kesatuan. Kita semua adalah satu warga Kabupaten Tangerang yang harus terus berkolaborasi,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) Kabupaten Tangerang, Anna Ratna Maemunah, dalam laporannya menjelaskan, bahwa Gebyar Festival Kuliner tersebut dibiayai penuh melalui APBD Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2026. Sebanyak 25 stan pameran difasilitasi secara gratis bagi para pelaku UMKM lokal.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan wadah bagi koperasi dan pengusaha mikro untuk memperkenalkan, mempromosikan, serta memasarkan produk-produk keunggulannya kepada masyarakat luas. Kami ingin meningkatkan daya saing produk lokal melalui pengenalan kualitas, inovasi, dan diversifikasi produk, sekaligus membuka peluang kemitraan bisnis dengan berbagai pihak,” jelas Anna.
Tak hanya soal transaksi, festival tersebut juga membuka peluang ditemukannya potensi produk lokal. Anna mengungkapkan adanya produk pertanian unggulan yang dinilai sangat potensial dari Kecamatan Rajeg.
Baca Juga: Polsek Pagedangan Ungkap Kasus Kepemilikan Senjata Tajam Untuk Tawuran
“Dari hasil peninjauan festival keliling kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang, kami menemukan produk khas luar biasa di Rajeg, yaitu Kelapa Mini dengan rasa air yang manis luar biasa. Selama saya keliling Kabupaten Tangerang, baru ketemu di Rajeg. Ini adalah potensi produk pertanian lokal yang sangat luar biasa dan siap kita dorong menjadi produk unggulan daerah,” ungkap Anna.
Anna menambahkan, evaluasi selama lima hari pelaksanaan menunjukkan grafik penjualan para pengusaha mikro yang konsisten naik dari hari ke hari. Hal tersebut sejalan dengan komitmen program Bupati Tangerang, untuk terus menumbuhkan perekonomian kerakyatan berbasis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
Semangat serupa disampaikan Camat Rajeg, Oman Apriaman. Ia menyampaikan rasa terima kasih sekaligus kebanggaannya atas antusiasme luar biasa warga Kecamatan Rajeg yang memadati lokasi acara sejak pagi.
“Alhamdulillah, penutupan Festival Kuliner yang dirangkaikan dengan Gerak Jalan Sehat HUT RI ke-81 ini diikuti oleh lebih dari 3.000 warga dari berbagai elemen masyarakat. Semaraknya luar biasa, didukung pula dengan pameran UMKM serta pembagian doorprize yang sangat menarik,” tutur Oman.
Oman juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan daerah dan Diskum yang telah menghadirkan program stimulus ekonomi langsung ke tengah masyarakat kecamatan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati dan Wakil Bupati Tangerang yang telah menggagas, serta memfasilitasi kegiatan luar biasa ini langsung di tingkat kecamatan. Jumlah penduduk Rajeg sangat besar, dan memiliki semangat cinta tanah air yang tinggi. Kegiatan ini terbukti langsung mampu meningkatkan pendapatan dan memperkuat ekonomi masyarakat kami. Kami berharap program seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahunnya di Kecamatan Rajeg,” pungkas Oman. (aditya)




















