SATELITNEWS.COM, SERANG — Komisi III DPR RI melakukan kunjungan spesifik ke Polda Banten untuk memonitor ekosistem penegakan hukum yang kolaboratif, profesional, dan berintegritas. Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki memaparkan penguatan penegakan hukum sekaligus berbagai program pelayanan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kunjungan yang berlangsung di Aula Gawe Kuta Baluwarti Polda Banten, Kamis (24/9/2026), dipimpin Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman dan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Mohammad Rano Alfath.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Kajati Banten Herry Hermanus Horo, Kepala BNN Provinsi Banten Brigjen Pol Drs. Budi Sajidin, Wakapolda Banten Brigjen Pol Iwan Saktiadi, para anggota Komisi III DPR RI, PJU Polda Banten, serta instansi terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Banten menyampaikan kunjungan Komisi III DPR RI menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi sekaligus mengevaluasi pelaksanaan penegakan hukum di wilayah hukum Polda Banten.
Kapolda menjelaskan, wilayah hukum Polda Banten memiliki karakteristik yang beragam, mulai dari kawasan industri, pesisir dan perairan, pertanian, kehutanan hingga pertambangan. Kondisi tersebut membutuhkan pola penegakan hukum yang adaptif serta dukungan sinergitas lintas instansi.
“Bagi kami, keberhasilan penegakan hukum tidak cukup hanya diukur dari berapa banyak perkara yang ditangani, tetapi juga dari bagaimana setiap proses dilaksanakan secara profesional, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Kapolda Banten.
Baca Juga: Pengerjaan 53 Ruas Jalan di Lebak Dikebut
Kapolda menambahkan, Polda Banten terus melakukan penguatan profesionalisme dalam proses penyelidikan dan penyidikan melalui evaluasi penanganan perkara serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Program yang Memberikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Tidak hanya dalam aspek penegakan hukum, Polda Banten juga terus menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta mendukung program pemerintah.
Dalam bidang ketahanan pangan, Polda Banten turut mengoptimalkan lahan pertanian untuk penanaman jagung. Pada 2025, dari total lahan yang disiapkan seluas sekitar 3.388 hektare, Polda Banten telah melakukan penanaman dengan capaian hasil panen jagung mencapai 104,58 persen dari target.
Selain mendukung ketahanan pangan, Polda Banten juga berkomitmen memenuhi kebutuhan dasar masyarakat melalui pembangunan sumur bor. Sebanyak 68 unit sumur bor tengah dibangun dengan progres mencapai 54 persen.
Program tersebut diproyeksikan memberikan manfaat bagi sekitar 18.960 jiwa masyarakat di sejumlah kabupaten dan kota, terutama dalam menghadapi keterbatasan air bersih pada musim kemarau.
Baca Juga: UNMA Banten Dorong Kades yang Smart dan Inovatif Melalui Capacity Building
Polda Banten juga menghadirkan akses infrastruktur melalui program Jembatan Merah Putih Presisi. Sebanyak 145 unit jembatan telah dibangun dan selesai, sementara 50 unit jembatan tahap kedua tengah dikerjakan untuk mendukung akses masyarakat dan pelajar di wilayah yang membutuhkan.
Selain itu, Polda Banten memiliki Program Polisi Peduli Pendidikan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap pembinaan generasi muda.
Melalui program tersebut, setiap Senin Kapolda Banten, Wakapolda Banten, para pejabat utama, Kasatbin, serta personel yang melaksanakan tugas pokok turut menjadi inspektur upacara di berbagai sekolah, mulai tingkat SD, SMP hingga SMA/sederajat.
Kehadiran personel Polri di lingkungan sekolah tersebut menjadi sarana untuk memberikan edukasi, motivasi, serta menanamkan nilai kedisiplinan, karakter, dan kesadaran hukum kepada para pelajar sejak dini.
Atas pelaksanaan berbagai program unggulan tersebut, pada Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten mendapat tanda kehormatan dari Presiden Republik Indonesia berupa Nugraha Sakanti.
Penghargaan tersebut menjadi bagian dari apresiasi atas pengabdian dan kinerja Polda Banten dalam memberikan pelayanan serta kontribusi kepada masyarakat.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyampaikan apresiasi atas paparan serta berbagai upaya yang telah dilakukan Polda Banten. Ia berharap pertemuan tersebut memberikan manfaat dan semakin memperkuat sinergi antara Komisi III DPR RI dengan Polda Banten dalam menjalankan tugas masing-masing.
“Kita bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat sehingga kita bisa mengamalkannya. Terima kasih, mudah-mudahan pertemuan kali ini mendapat rida dari Allah Subhanahu wa Ta’ala dan menjadikan amalan bagi kita semua,” ujar Habiburokhman.
Kunjungan spesifik Komisi III DPR RI tersebut diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem penegakan hukum yang profesional, transparan, akuntabel, dan berintegritas.
Melalui penegakan hukum yang humanis serta berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, Polda Banten berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan dan manfaat nyata bagi masyarakat Banten. (aditya)
















