SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Deretan prestasi kembali ditorehkan santri Pondok Pesantren Tarbiyatul Mubtadiin (Ponpes Tarmub), Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Memasuki awal tahun pelajaran 2026/2027, para santri berhasil meraih prestasi di sejumlah bidang, mulai dari akademik, pramuka, hingga olahraga bela diri.
Capaian tersebut diraih dalam berbagai ajang, baik di tingkat Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, maupun Jabodetabek. Salah satu prestasi yang cukup menonjol datang dari ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026.
Dalam kompetisi akademik tersebut, santri Tarmub berhasil menjadi juara OMI bidang Kimia tingkat Kabupaten Tangerang. Prestasi itu sekaligus mengantarkan santri Tarmub untuk melanjutkan perjuangan ke tingkat Provinsi.
Prestasi juga datang dari kegiatan kepramukaan. Kontingen santri Tarmub berhasil meraih predikat Terbaik III putra dan putri tingkat penggalang dalam kegiatan yang digelar Kwartir Ranting (Kwaran) Tigaraksa.
Tak hanya di bidang akademik dan pramuka, kemampuan santri Tarmub juga terlihat di arena olahraga. Dalam Kejuaraan Pencak Silat Nyi Mas Banten 2026, kontingen santri Tarmub membawa pulang satu medali emas dan tiga medali perunggu.
Capaian serupa kembali ditorehkan dalam Kejuaraan Bela Diri Satria Muda Indonesia (SMI) se-Jabodetabek. Dari ajang tersebut, santri Tarmub berhasil mengoleksi tiga medali perak dan satu medali perunggu.
Baca Juga: Puskesmas Cisoka Rutin Pantau Kesehatan Pasien ODGJ, Kunjungi Rumah Warga
Sementara itu, semangat berkompetisi para santri juga terlihat dalam lomba cerdas cermat dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Tigaraksa. Dalam kegiatan tersebut, santri Tarmub berhasil meraih juara III.
Katib Ma’had Tarbiyatul Mubtadiin, H. Mohamad Saepudin, mengatakan rangkaian prestasi tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan santri di lingkungan Ponpes Tarmub.
“Prestasi yang diraih para santri tidak hanya menjadi kebanggaan bagi pesantren, tetapi juga menjadi dorongan agar mereka terus mengembangkan kemampuan di berbagai bidang,” jelasnya kepada Satelit News, Sabtu (26/9/2026).
Berbagai capaian tersebut menambah panjang catatan prestasi Ponpes Tarmub. Bagi para santri, setiap kompetisi menjadi ruang untuk mengasah kemampuan, membangun kepercayaan diri, sekaligus membawa nama pesantren dalam berbagai ajang perlombaan.
“Dengan capaian di bidang akademik, kepramukaan, dan olahraga, para santri Tarmub menunjukkan bahwa pendidikan di pesantren tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga tumbuh melalui pengalaman berkompetisi dan berorganisasi,” pungkasnya. (aditya)

















