SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Aktor Robert Pattinson langsung tertarik saat membaca naskah Primetime karya Ajon Singh. Baginya, cerita thriller psikologis itu terasa orisinal, lucu, berlapis, sekaligus sedikit berbahaya.
Sebagai pemeran utama sekaligus produser, Pattinson mencari naskah yang menggugah dan mampu mengejutkan penonton. Primetime memenuhi kriteria itu hingga ia tak habis pikir belum ada yang menggarapnya.
“Begitu membaca naskah itu, rasanya seperti granat. Ketika tahu tak ada yang mengerjakannya, rasanya seperti Anda telah mencuri sesuatu. Saya langsung berpikir, ‘Saya ingin membuat ini sekarang juga,’” ujar Pattinson saat memperkenalkan film produksi A24 itu di BFI IMAX, London Film Festival, Minggu.
Pattinson mengaku menghubungi Singh sehari setelah membaca naskah. Sutradara Lance Oppenheim bergabung kurang dari sepekan kemudian, dan dalam waktu sekitar dua pekan proyek itu mulai berjalan.
Dalam film ini, Pattinson memerankan Chris Hansen, mantan pembawa acara To Catch a Predator di Dateline NBC. Ceritanya mengikuti upaya Hansen membawa program yang memburu orang-orang yang diduga memangsa anak-anak ke jam tayang utama.
Terinspirasi artikel Esquire berjudul Tonight on Dateline This Man Will Die (2007), film ini bukan biografi, melainkan penceritaan ulang bergaya sinematik. Hansen menyebutnya “karya fiksi sepenuhnya”.
Baca Juga: Film Horor Other Mommy, Teror Ibu Palsu
Hansen mengakui Pattinson aktor yang sangat baik, tetapi menilai penggambarannya dalam film itu tidak menguntungkan dirinya. Ia juga mempertanyakan pesan yang hendak disampaikan Hollywood melalui film tersebut.
Pattinson tetap berharap Hansen menyukai film itu. Ia menilai Hansen memiliki daya tarik yang telah menginspirasi banyak orang selama bertahun-tahun dan berharap hal tersebut bisa dianggap sebagai bentuk pujian. (xan)

















