SATELITNEWS.COM, LEBAK—Desa Maja Kecamatan Maja Kabupaten Lebak telah berhasil meraih status desa mandiri. Desa tersebut kini memiliki aset keuangan senilai 2 miliar rupiah.
Keberhasilan itu diapresiasi Ketua Tim Ruang Bersama Indonesia (RBI) Provinsi Banten Irna Narulita.
Hal itu diungkapkan Irna saat melakukan Penilaian dan Verifikasi Lapangan RBI di GOR Desa Maja, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Jumat (30/10). Menurut Irna, Desa Maja menjadi maju dan mandiri karena gerakan kolaborasinya yang terus diperkuat.
Semua digandeng dalam rangka mengisi berbagai pembangunan dari mulai pelaku usaha, industri, kaum laki-laki, perempuan sampai anak-anak.
“Perempuan diberdayakan, anak-anak dilindungi dan desanya berdaya, sehingga menjadi aman dan ramah terhadap perempuan dan anak,” katanya.
Kepala Desa Maja Rifai menungkapkan saat ini total aset keuangan yang dikelola desa tersebut mencapai Rp2 miliar yang dioperasionalkan melalui BUMdes.
Baca Juga: Siswa SMAN 2 Rangkasbitung Antusias Ikuti Edukasi Literasi AI dari Relawan TIK dan IMF
Sementara aset lainnya yang dikelola yakni stadion, koperasi desa, gerai UMKM sampai pasar tradisional.
Desa Maja juga dilengkapi dengan sejumlah fasilitas dan kegiatan penunjang gerakan RBI seperti literasi keluarga, fasilitas kesehatan ibu dan anak, usaha perempuan, gerakan desa ramah anak dan penguatan kolaborasi warga. Kemudian literasi kesehatan keluarga, pemberdayaan ekonomi perempuan serta edukasi hak dan perlindungan.
“Selanjutnya ada perpusatakaan desa, GSG, GOR, kebun PKK, bank sampah, TPS3R, puskesmas, posyandu serta berbagai lembaga pendidikan,” katanya. (gatot)

















