SATELITNEWS.ID, TANGERANG–Sektor pariwisata di Kota Tangerang Selatan seakan-akan pingsan selama pandemi virus corona. Untuk membangkitkan bisnis pariwisata di wilayahnya, Pemerintah Kota Tangerang Selatan menyelenggarakan Exploring Tangsel Tourism 2020 di Mal Living World, Alam Sutera, Serpong Utara, Selasa (15/12).
Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany menjelaskan Pemkot Tangsel berkomitmen untuk tetap melakukan perbaikan ekonomi. Salah satunya di bidang pariwisata. Untuk itulah Dinas Pariwisata Tangsel mengadakan Exploring Tangsel Tourism 2020.
“Mengatasi pandemi dan ekonomi harus beriringan, jadi dalam acara ini saya juga mengampanyekan ayo semua pelaku usaha di bidang pariwisata untuk menerapkan protokol kesehatan,” kata Airin saat membuka kegiatan, kemarin.
Airin menjelaskan sebagai kota perdagangan dan jasa, Tangsel mengalami situasi ekonomi yang sangat terpuruk. Untungnya pada 13 Desember 2020 Presiden RI sudah menandatangani kebijakan bantuan untuk pelaku usaha di bidang pariwisata.
Bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi pelaku usaha di bidang pariwisata karena akan menjadi dana perbaikan terhadap usaha yang sangat berpengaruh terhadap pendapatan pelaku usaha. Airin menambahkan, bantuan ini juga sebagai bentuk apresiasi bagi seluruh pelaku usaha yang juga merupakan wajib pajak.
Adapun jumlah total bantuan senilai Rp 100 miliar. Ini usaha Pemerintah Kota Tangsel atas beberapa diskusi yang sudah dilakukan dengan pemerintah pusat. “Ini juga adalah bentuk usaha Almarhum Pak Dadang (Kepala Dinas Pariwisata) yang sangat berupaya sekali memberikan hak pelaku usaha PHRI,” katanya.
Baca Juga: Pengelola Wisata Dilarang Naikan Harga Sepihak, Pemprov Banten Turunkan Tim Pengawas
Direktur Pemasaran Pariwisata Regional 3 Kemenparekraf, Imam Santosa menjelaskan pandemi sudah memberikan dampak negatif bagi perekonomian global. Pariwisata adalah sektor paling menderita.
Menurut Imam Santosa, pandemi Covid-19 menyebabkan bisnis industri wisata minus hingga 70 persen. Indonesia kehilangan 700 juta wisatawan. Untuk itu, dia berharap pelaku bisnis pariwisata memanfaatkan bantuan yang telah diberikan pemerintah.
“Pemerintah memiliki kebijakan untuk membantu pelaku usaha untuk bisa menyediakan kebutuhan kebersihan tersebut salah satunya dengan bantuan hibah ini,” kata dia.
Pelaksana tugas Dinas Pariwisata Tangsel, Heru Agus menjelaskan, bahwa ini adalah upaya pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk kembali menarik perhatian wisatawan agar mau mengunjungi Kota Tangerang Selatan.
“Serta meningkatkan PAD di bidang pariwisata,” kata dia. (irm/bnn/gatot)
























