Senin, 7 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Ikan Cupang Mudah Dibudidayakan, Waspada Pancaroba

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Jumat, 29 Jan 2021 16:07 WIB
Rubrik Bisnis
Ikan Cupang Mudah Dibudidayakan, Waspada Pancaroba

BUDIDAYA: Ikan cupang. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Menjamurnya pembudi daya ikan cupang tak terlepas dari mudahnya membudi daya ikan yang terkenal dengan keindahan warnanya ini. Tak salah jika ikan cupang ini menjadi peluang usaha rumahan yang menjanjikan karena keuntungannya menggiurkan.

Sekretaris Beta Karang Tengah, Matroji menjelaskan budi daya ikan cupang tidaklah susah. Dia mengatakan hal pertama dalam budi daya ikan cupang yakni modal. Namun, tak perlu khawatir dalam hal ini. Modal yang dibutuhkan pun tidak terlalu besar.

“Modal bervariasi. Ada yang 10 juta, 5 juta bahkan cuma 300 ribu juga ada. Tergantung dari keseriusannya dan banyaknya kolam. Kalau yang 300 ribu itu merintis dari awal dari kecil sampai besar,” katanya.

Alat-alat yang dibutuhkan yakni bak atau kolam untuk tempat pemijahan. Kemudian, siapkan indukan. Ikan cupang memiliki beragam jenis. Sebelum membiakkan ikan, pembudi daya harus mengetahui indukan jantan dan betina yang sudah siap dikawinkan.

Ada beberapa perbedaan antara cupang jantan dan betina. Cupang jantan memiliki postur badan yang ramping dan panjang serta gerakan lincah. Sementara cupang betina memiliki postur badan yang lebih bulat dan gerakannya lebih lambat.

“Di sini kita bisa kawinkan berbagai jenis cupang untuk menghasilkan kualitas cupang yang bagus,” kata Matroji.

Baca Juga: SIM Keliling Kota Tangerang Senin 7 September, Cek Lokasinya

Setelah itu, ikan cupang betina dan jantan dijadikan 1 dalam wadah air atau kolam bersih. Diamkan keduanya selama 1 hari. Biasanya, ikan cupang akan bertelur 2 sampai 3 hari. Maka persiapkan wadah untuk telurnya.

Setelah 3 hari para telur akan menetas, mereka tidak perlu diberi makan. Berilah kutu air dengan jumlah yang sedikit agar tidak terlalu banyak dan membuat kotor air dalam wadah.

BeritaTerbaru

New Vario EVO 160 Night Ride ‘Leave It Behind’, WMS Ajak Nikmati Serunya Riding Malam

Jumat, 4 Sep 2026 13:00 WIB
UMKM Serbu Akses Permodalan Dana Bergulir dari Pemkab Tangerang

UMKM Serbu Akses Permodalan Dana Bergulir dari Pemkab Tangerang

Kamis, 3 Sep 2026 20:17 WIB
Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas

Destry Damayanti Pimpin BI, Stabilitas Jadi Prioritas

Selasa, 1 Sep 2026 17:39 WIB
Alam Sutera Tambah Hunian Premium, AGNA Resmi Diperkenalkan

Alam Sutera Tambah Hunian Premium, AGNA Resmi Diperkenalkan

Selasa, 1 Sep 2026 17:01 WIB

“Angkat ikan cupang jantan setelah 2 minggu sejak telur menetas. Pindahkan anak ikan cupang ke tempat yang lebih luas dan berikan kutu air atau larva nyamuk. Terus pilih ikan sesuai jenis kelaminnya setelah 1 bulan,” ujar Matroji.

Matroji mengatakan ikan yang sudah siap dijual berusia 2 bulan. Harganya pun bervariatif mulai Rp 5 hingga Rp 50 ribu. Tergantung jenisnya.

“Setelah berusia 2 bulan ikan dipisah di wadah 1 per 1. Bisa ditoples,” ujarnya.

Namun demikian ada beberapa kendala saat budi daya ikan cupang. Mulai dari penyakit. Biasanya, ikan ini memiliki penyakit kutu dan parasit. Namun untuk mengantisipasi itu pembudi daya bisa menggunakan obat biru atau daun ketapang.

Baca Juga: Kerusakan Jalan Teuku Umar Karawaci Akhirnya Diperbaiki

“Biasanya ikan sakit karena kualitas air yang jelek, stres yang kemudian terjangkit parasit,” katanya.

Kemudian, soal musim. Ada satu musim dimana ikan cupang rentan mati. Yakni pancaroba. Di musim penghujan ini, kata Matroji, menjadi petaka bagi peternak ikan cupang.

“Sudah 5 bulanan ini banyak ikan cupang yang mati karena musim pancaroba ini. Ini petaka bagi peternak. Karena musim ini mempengaruhi PH air. Suhu udara juga merusak kualitas air,” katanya.

Soal pakan ikan cupang tak perlu khawatir. Ada beberapa jenis pakan cupang yakni cacing sutra, kutu air laut, jentik nyamuk dan kutu air biasa.

“Biasanya kita kasih cacing sutra setiap hari. Ikan cupang itu makan setiap 4 jam sekali. Jadi budi daya ini lebih mudah dari pada ikan lainnya,” jelas Matroji.

Usia ikan cupang berkisar 2 hingga 3 tahun. Tergantung bagaimana keseriusan dalam merawatnya. “Kalau benar ya dia bisa sampai 3 tahun. Dijaga makannya, kualitas air dan obatnya,” imbuh Matroji.

Dalam membudi daya ikan cupang dibutuhkan keseriusan. Namun, bisnis tetaplah bisnis. Terkadang naik dan turun. Diakui Matroji, tahun ini merupakan milik pembudi daya ikan cupang untuk memanen uang. Namun tidak tahu di kemudian hari.

“Tapi kita tetap akan konsisten di bisnis ini. Bisa dikatakan ini musimnya punya peternak ikan cupang karena pamornya lagi naik banyak yang cari,” katanya. (irfan/gatot)

Tags: budidayaikan cupangkampung cupangkota tangerang
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Bandara Soetta Masuk 10 Besar dengan Pilihan Kuliner Terbanyak untuk Transit
Bisnis

Bandara Soetta Masuk 10 Besar dengan Pilihan Kuliner Terbanyak untuk Transit

Selasa, 1 Sep 2026 16:37 WIB
Menhub Hadir Mengiringi Keberangkatan 70 Mitra Driver Gojek ke Tanah Suci
Bisnis

Menhub Hadir Mengiringi Keberangkatan 70 Mitra Driver Gojek ke Tanah Suci

Senin, 31 Agu 2026 13:50 WIB
‘New Taste, New Vibe’ Dari Rasa Pizza hingga Rasa Fried Chicken, POP Spageti Ajak Eksplorasi Rasa Baru Bareng Hearts2Hearts
Bisnis

‘New Taste, New Vibe’ Dari Rasa Pizza hingga Rasa Fried Chicken, POP Spageti Ajak Eksplorasi Rasa Baru Bareng Hearts2Hearts

Minggu, 30 Agu 2026 14:26 WIB
JTF Berinvestasi di Bumame dan TWO Inc., Dorong Inovasi Healthcare dan Wellness di Asia Tenggara
Bisnis

JTF Berinvestasi di Bumame dan TWO Inc., Dorong Inovasi Healthcare dan Wellness di Asia Tenggara

Kamis, 27 Agu 2026 21:19 WIB
TMD Lippo Village
Bisnis

LPKR Perkuat Dukungan Pendidikan Anak di Kabupaten Tangerang

Kamis, 27 Agu 2026 20:58 WIB
BNI Tawarkan KPR Spesial di Danantara Housing Expo
Bisnis

BNI Tawarkan KPR Spesial di Danantara Housing Expo

Kamis, 27 Agu 2026 19:32 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Peringati Hari Lahir Kejaksaan, Kejari Kabupaten Tangerang Ziarah ke Makam Raden Aria Wangsakara

Peringati Hari Lahir Kejaksaan, Kejari Kabupaten Tangerang Ziarah ke Makam Raden Aria Wangsakara

Rabu, 2 Sep 2026 22:05 WIB
MELIHAT PELATIHAN VOKASI : Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan), bersama Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli (dua dari kanan), menyaksikan pelatihan Vokasi di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang, Selasa (1/9/2026). (ISTIMEWA)

Persaingan Kerja Makin Ketat, Belasan Ribu Peserta Ikuti Pelatihan Vokasi

Selasa, 1 Sep 2026 17:02 WIB
Jaro Kanekes Desak Perluasan Parkir Baduy

Jaro Kanekes Desak Perluasan Parkir Baduy

Senin, 31 Agu 2026 20:18 WIB

Sejumlah ASN Pemkot Tangerang “Terciduk” Wakil Wali Kota Bolos Apel

Senin, 31 Agu 2026 08:48 WIB
TIM DAMKAR - Petugas Damkar BPBD-PK Kabupaten Pandeglang, sedang berupaya memadamkan kobaran api yang membakar rumah di Kampung Cayang Maneuh RT 003 RW 001, Desa Kadumadang, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, ludes terbakar, Kamis (3/9/2026) dini hari. (ISTIMEWA)

Korsleting Listrik, 1 Rumah di Cimanuk Pandeglang Ludes Terbakar

Kamis, 3 Sep 2026 18:48 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.