SATELITNEWS.ID, LEBAK–Truk Kontainer ber Nomor Polisi L 9115 UR, yang dikemudikan Bambang, menghantam dahan pohon hingga tumbang, di Jalan Raya Cikande – Rangkasbitung (Cirabit), tepatnya di Kampung Malangnengah, Kelurahan Cijoro Pasir, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, sekitar pukul 04.00 WIB, Jumat (19/2).
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun lalu lintas sempat macet, dan bisa kembali lancar setelah dilakukan evakuasi pemotongan dahan dan beberapa batang pohon, oleh anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
Informasi yang dihimpun, mobil kontainer yang kemudikan oleh Bambang bermuatan minyak sayur dari Tanjung Priuk menuju Pertelon, Kecamatan Warung Gunung, Kabupaten Lebak. Sesampai di lokasi, Bambang yang alamatnya belum diketahui tersebut, hendak beristirahat setelah perjalanan jauh.
Namun sayang, saat berhenti kendaraannya terlalu pinggir dan peti kemas bagian atasnya mengenai dahan pohon, dan langsung tumbang. Lantaran, dahan yang cukup besar menutupi bagian jalan, membuat lalu lintas macet.
Warga setempat langsung melaporkan kejadian tersebut ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak, untuk mengevakuasinya. “Pukul 06.20 WIB, kita dapat laporan. Anggota-pun bergegas ke lokasi, untuk mengevakuasi dahan pohon tumbang tersebut,” kata Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama kepada Satelit News, Jumat (19/2).
Selain BPBD, evakuasi dahan juga melibatkan anggota Polisi, Damkar dari Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta dibantu warga setempat. Evakuasi berjalan lancar, hingga akhirnya lalu lintas kembali normal.
Baca Juga: Teknisi Jembatan Hanyut di Sungai Cisadane, BPBD Tangsel Bantu Cari Korban
“Kurang lebih satu jam setengah, evakuasi selesai. Arus lalu lintas kembali lancar. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa,” ujar Febby.
Begitupun kendaraan berikut korban, menurut Febby, tidak mengalami kerusakan parah serta sopirnya-pun selamat, tidak mengalami luka. “Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk waspada,” imbuhnya.
Warga setempat, Dedi yang juga saksi mata menuturkan, kejadian ini baru pertama kali terjadi. Sebab, kalau sopir sudah tahu bahwa dahan pohon di lokasi tidak terlalu tinggi, sehingga rentan tumbang. “Ya, karena sopirnya mungkin tidak tahu. Jadi saat memarkir kendaraannya terlalu kepinggir, sehingga peti kemas yang dibawanya menabrak dahan pohon itu. Untuk korban tidak ada, soalnya saat kejadian saya langsung mendatangi lokasi,” ujarnya. (mulyana/mardiana)



















